4 Jenis Madu Paling Dicari Selama Pandemi Covid-19

BNews—MAGELANG— Madu termasuk asupan yang paling banyak dicari sejak pandemi Covid-19 upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Selain madu, ada produk lain yang menempati urutan teratas yakni; Bee Pollen, Propolis dan Royal Jelly.

Berdasarkan data internal Kembang Joyo, berikut adalah lima jenis madu yang paling banyak dicari selama pandemi.

Madu Sarang/ Comb Honey

Madu sarang adalah madu yang disajikan bersama-sama sarang lebahnya. Penyajian madu dalam sarang untuk memanjakan konsumen yang menyukai nilai estetik produk perlebahan dan menikmati sensasi mengambil madu langsung dari sarangnya.

Sarang madu dibuat sendiri oleh lebah madu dari kelenjar malam di bawah perutnya dan dilapisi dengan propolis yang melindungi madu agar tetap terjaga kualitasnya. Manfaat mengunyah sarang berlapis propolis yang berisi madu ini adalah; menambah imunitas tubuh, memberi energi ekstra, meringankan hidung tersumbat, pilek dan flu, sinusitis dan radang selaput hidung.

Madu Multiflora

Lebah menghasilkan madu multiflora dengan cara mengumpulkan nektar dari berbagai macam tanaman. Madu berasal dari cairan manis yang dikeluarkan tanaman, cairan ini disebut dengan nektar.

Nektar tanaman mengandung molekul bioaktif utama yaitu Flavonoid dan Polifenol. Molekul bioaktif ini menjadi faktor penanggung jawab utama madu sebagai antioksidan.

Masing-masing tanaman menghasilkan nektar yang mengandung molekul bioaktif yang mempunyai keunikan tersendiri. Madu multiflora berasal dari nektar banyak jenis tanaman sehingga mengandung berbagai macam Flavonoid dan Polifenol yang memberikan manfaat antioksidan bagi tubuh lebih baik.

Madu Kaliandra

Madu kaliandra diproduksi oleh lebah madu dengan cara mengumpulkan cairan manis (nektar) yang berasal dari bunga kaliandra merah (Calliandra calothyrsus). Tanaman kaliandra tumbuh subur di daerah pegunungan yang terpencil, jauh dari areal pertanian sehingga menghasilkan madu organik yang bebas dari pestisida.

Madu kaliandra terkenal karena mempunyai antioksidan yang tinggi. Kadar senyawa fenolik dalam madu kaliandra lebih tinggi dibandingkan dengan madu randu dan madu karet. Senyawa fenolik dan flavonoid berfungsi sebagai antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas.

Madu Super

Madu super mengandung semua zat esensial yang diperlukan tubuh mulai dari karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin bahkan enzim dan hormon terdapat dalam madu super. Madu super diproduksi dengan cara meramu madu murni dengan Bee Pollen dan Royal Jelly. Kedua produk ini adalah dua permata dari sarang lebah.

Bee Pollen menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh, ia sangat kaya asam amino essensial. Bee Pollen telah terbukti bermanfaat sebagai anti jamur, antimikroba, antivirus, anti inflamasi, mendorong kekebalan tubuh dan mempercepat penyembuhan luka.

Sedang Royal jelly sangat baik dalam mempertahankan kondisi kesehatan tubuh manusia. Hal ini tidak lepas dari sinergi antara berbagai zat yang terikat secara harmonis satu sama lain dan saling memperkuat efeknya.

Beberapa manfaat Royal Jelly yang lain adalah melawan infeksi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memulihkan dari kelelahan, menghambat proses penuaan, hingga meningkatkan kesehatan arteri. (ifa/han)

Sumber: Antara

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: