42 Kasus Curanmor Diungkap 6 Polres Eks Polwil Kedu Dalam Ops Sikat Jaran Candi 2021

BNews–MAGELANG– Dalam waktu sebulan, Operasi Sikat Jaran Candi jajaran kepolisian di enam wilayah Eks Polwil Kedu berhasil mengungkap 42 kasus curanmor. Sementara jumlah tersangka berjumlah 47 orang, termasuk pelaku dan penadah,

Keenam polres yang ada di wilayah eks Polwil Kedu tersebut yakni, Polres Magelang Kota, Polres Magelang, Polres Temanggung, Polres Wonosobo, Polrres Purworejo dan Polres Kebumen.

“Selain itu, juga berhasil menangkap 14 pelaku yang menjadi target operasi dan tersangka tersebut merupakan pelaku pencurian.  Juga berhasil menangkap dua penadah barang hasil curian,” kata Kapolres Magelang Kota, AKBP Asep Mauludin  kepada wartawan di Mapolres Magelang, Selasa (2/11/2021).

Asep mengatakan, selain berhasil menangkap 14 tersangka yang menjadi target operasi, lima polres yang berada di wilayah hukum eks Polwil Kedu juga berhasil menangkap 27 tersangka non target.

Dari 27 tersangka tersebut, delapan orang diantaranya merupakan residivis, tiga orang anak-anak di bawah umur.

Menurutnya, dari tiga orang pelaku yang masih di bawah umur tersebut ditangkap Polres Kebumen dua anak dan seorang ditangkap petugas dari Polres Magelang Kota.

“Dari 27 tersangka  non target terbanyak ditangkap di Polres Magelang sebanyak 11 orang , kemudian Polres Kebumen empat orang.Kemudian disusul Polres Purworejo dengan empat tersangkan dan Polres Temanggung tiga tersangka. Sedangkan, Polres Magelang Kota dan Polres Wonosobo masing-masing seorang, “ katanya didampingi Kapolres Magelang AKBP M Sajorod Zakun, Kapolres Temanggung; AKBP Burhanudin, Kapolres Kebumen, AKBP Piter Yanottama; Kapolres Wonosobo, AKBP Ganang Nugroho Widhi.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Dari hasil Operasi Sikat Jaran Candi 2021 yang berlangsung sejak 11 -30 Oktober lalu,  keenam polres tersebut berhasil mengamankan 32 unit sepeda motor dan satu unit mobil.

Untuk unit sepeda motor yang berhasil diamankan masing-masing Polres yakni mulai Polres Magelang 8 unit, Polres Kebumen 7 unit; Polres Wonosobo 4 unit, Polres Temanggung 4 unit, Polres Purworejo 6 unit dan Polres Magelang Kota 3 unit. Sementara satu unit mobil jadi barang bukti diamankan oleh jajaran Polres Magelang dalam operasi tersebut.

Kapolres Magelang AKBP M Sajorod Zakun menambahkan, adapun modus yang dilakukan oleh para pelaku pencurian sepeda motor yang berhasil ditangkap tersebut, yakni menggunakan  kunci “T”.

Selain itu, juga  pencurian kendaraan bermotor tersebut juga diakibatkan kelalaian dari para korban yang meninggalkan kendaraannya tanpa mengambil kunci kontaknya.

“Ada juga para pelaku tidak sendirian atau bersama sejumlah temannya dalam menjalankan aksinya. Selain itu, juga ada pelaku yang menggunakan kunci palsu,” kata Sajorod.

Jadi, lanjutnya kasus yang menjadi target operasi ada tiga sasaran. Yakni pasal  363, 365 dan 480. Untuk penjelasannya sebagai berikut.

Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.  Pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun. Dan  Pasal 480 KUHPidana tentang Pertolongan Jahat atau Penadahan Barang Hasil Kejahatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun.

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing Polres juga secara simbolis mengembalikan sepeda motor hasil pencurian kepada pemilik sahnya. “Jadi yang memiliki surat-surat yang sesuai, maka sepeda motor akan dikembalikan, tentunya tanpa biaya. Kecuali yang masih untuk tahap persidangan, karena sepeda motor jadi barang bukti,” ungkap Kapolres Magelang.

Kapolres Magelang juga menghimbau kepada masyarakat bilamana ada yang merasa kehilangan sepeda motor bisa mengecek ke Polres masing-masing. “Silahkan cek kendaraan milik masyarakat yang hilang atau bukan,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: