Kades Wringin Putih Borobudur Mengaku Tak Tahu Soal Pungutan Sertifikat Tanah

BNews—BOROBUDUR— Kepala Desa Wringin Putih Borobudur, Suprih Prasetyo mengaku tidak mengetahui adanya pungutan yang dilakukan oleh perangkat desanya. Menurutnya, saat itu dia sudah mempersiapkan pengunduran diri karena maju sebagai caleg PKB.

Suprih Prasetyo yang di tahun 2017 menjabat sebagai kepala Desa Wringinputih mengatakan, dia hanya mengetahui bahwa di akhir 2017, terbentuk tim khusus yang bertugas mengurusi program PTSL.

Tim ini terdiri dari gabungan perangkat dan tokoh-tokoh masyarakat. Ketika itu, di akhir 2017, tim tersebut baru intens melakukan sosialisasi tentang PTSL.

Di tahun 2018, Suprih mengaku saat itu dirinya sudah tidak tahu menahu perihal program tersebut karena saat itu dirinya sudah mengundurkan diri sebagai kepala desa, karena akan maju sebagai salah satu caleg PKB di Pemilu 2019.

Sebelumnya diberitakan, pungutan liar pembuatan sertifikat PTSL, Muhajari ditangkap oleh Satreskrim Polres Magelang. Dari hasil pungutan terkumpul Rp 400 juta. Sebagian uang itu sudah dibagi-bagikan kepada seluruh perangkat desa termasuk kepala desa. (bsn/bn1)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: