Gubernur Jateng Kunjungi Magelang, Cek Kesiapan Sistem Bencana

BNews—DUKUN—Ganjar Pranowo sambangi masyarakat lereng merapi barat (20/11). Dirinya mengecek kondisi dan kesiapan warga terkait seringnya merapi erupsi.

“Warga baik-baik saja, tadi saya tanya mereka menjawab biasa dan erupsi cuman kecil,” ungkap Ganjar setelah berbincang dengan warga di Pendopo Balai Desa Sumber Kecamatan Dukun Magelang.

Advertisements


Ganjar juga menyebutkan, tadi pemaparan BPPTKG juga sudah cukup jelas dengan data-data yang lengkap. “InsyaAllah sekarang relative aman, sudah terjadi penurunan kegempaan. Dan masyarakat diminta untuk tidak masuk radius 3 km dari puncak merapi,” sebutnya.


“Saya meminta seluruh perangkat desa, masyarakat dan dipihak terkait untuk bareng-bareng melatih masyarakat terkait mitigasi bencana. Dan saya terima kasih disini sudah ada sister village, dimana nanti masyarakat disini kalau mengungsi sudah tertata dan tertampung di desa penyangga masing-masing,” paparnya.

Ganjar menegaskan terkairt alur sungai yang berhulu di Merapi, disampaikan musim kemarau ini para penambang mengambil material pasir terlalu kebanyakan. “Nanti penambang illegal akan kami operasi, dan yang sudah berijin tolong saat menambang pakai perasaan,” tegasnya.

“Harapannya jangan terlalu menimbulkan kerusakan yang merugikan masyarakat,” tandasnya.

Sementara Bupati Magelang, Zaenal Arifin yang turut hadir menambahkan bahwa pihak terkait dan masyarakat disini semua sudah siap. “Harapannya tidak terjadi bencana, namun jika terjadi kita sudah siap. Program sister village juga sudah siap, dengan 10 sektor pemerintahan juga sudah siap. 19 Desa rawan bencana ini nantinya akan ke Desa bersaudara yang berjumlah 49 Desa, mereka sudah siapdan saling terhubung,” tambahnya.

Terkait jalur evakuasi, disebutkan terus dilakukan pembenahan. “Ada jalan-jalan yang rusak dikit sudah dilakukan penambalan, dan akan terus kami perbaiki,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: