7 Remaja Diamankan Polisi Saat Bawa Sajam, 3 Diantaranya Asal Magelang

BNews—YOGYAKARTA—Jajaran Sat Reskrim Polsek Kasihan mengamankan tujuh remaja yang kedapatan membawa senjata tajam. Mereka diamankan di sebuah tempat kos di Kapanewonan Kasihan, Bantul pada Selasa (8/12/2020) dini hari.

Diduga senjata tajam tersebut akan digunakan untuk melakukan kejahatan jalanan atau tawuran. ”Mereka semua masih berstatus pelajar,” kata Kasatreskrim Polres Bantul, AKP Ngadi, Selasa (8/12/2020). Dikutip dari Kumparan.

Ngadi menjelaskan, pengamanan tujuh remaja itu bermula saat anggota polisi sedang melaksanakan patroli. ”Saat patroli, mereka melihat empat remaja yang menyeret gir bertali di jalan raya. Petugas pun mengikuti mereka hingga memasuki daerah Tamantirto. Keempatnya memasuki sebuah rumah yang didalamnya ada tiga orang lain yang sudah menunggu,” jelasnya.

Petugas pun mengamankan ketujuh pemuda itu berikut barang buktinya. Diantaranya yakni sebuah senjata tajam jenis pedang samurai beserta sarung pedangnya warna hitam, panjang kurang lebih 70 sentimeter, sebuah Gear sepeda motor dengan ditali ikat pinggang warna kuning serta dua unit sepeda motor

”Dari hasil pemeriksaan, ketujuh orang itu masih berstatus pelajar yang berasal dari sekolah yang berbeda. Mereka membawa sajam karena hendak melakukan tawuran dengan kelompok lain,” ujar Ngadi.

Lebih lanjut, Ngadi menyampaikan bahwa ketujuh remaja itu yakni GSP (13) warga Jetis Kota Yogyakarta, ESP (17) warga Samigaluh Kulonprogo, RA (15) warga Sedayu, GG (16) warga Kasihan, MDF (14) warga Magelang, ADP (16) warga Magelang dan MVF (16) warga Salam Magelang.

Pasal yang dikenakan kepada tujuh orang tersebut adalah Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Tajam. Dari ketujuh remaja tersebut, satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

”Satu orang kami tetapkan sebagai tersangka atas nama ESP, sementara lainnya masih sebatas saksi,” pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: