Ada 4 Kisah Haru Taruna Bisa Lulus AKMIL Magelang, Nomor 3 Bikin Mewek

BNews–MAGELANG– Akademi Militer (AKMIL) yang berada di Magelang memamg menjadi salah satu tempat pendidikan militer bagi para calon perwira TNI Ada.

Dan tetentunya ,enjadi suatu kebanggaan tersendiri bila salah seorang anggota keluarga dapat melanjutkan pendidikan di Akademi Militer.

Terbayang gagahnya sang taruna kelak, dengan seragam dan pangkat yang tersemat padanya.

Namun, di balik kesuksesan tersebut, tak sedikit para taruna yang memiliki kisah mengharukan dalam perjuangannya memasuki Akmil.

Berikut kisah haru taruna yang diterima di Akademi Militer yang dikutip Borobudurnews.com dari berbagai sumber :

1. Kakak Beradik Lulus Akmil,

Satu Angkatan M Indra Nasution dan Sheila Nasution adalah kakak beradik yang sama-sama masuk Akademi Militer (Akmil) satu angkatan di Magelang.

Mereka menjadi bagian dari 700 calon perwira remaja (capaja) yang dilantik dan diambil sumpah oleh Presiden Jokowi, dalam upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri di halaman Istana Negara, pada 13 Juli 2021 lalu.

Tahun 2013 selepas lulus SMA, Letda Inf M Indra Nasution gagal dalam pendaftaran Akmil. Empat kali dia mencoba mendaftar, namun selalu gagal. Hingga akhirnya pada 2017 ia berhasil lolos seleksi pendidikan Akmil. Lain cerita dengan Letda Chb (K) Sheila Nasution.

Tahun 2017, dia mendaftar Akmil sebagai cadangan jika tidak diterima di perguruan tinggi. Namun, Sheila justru lolos di Akmil. Hal itulah yang menyebabkan kakak beradik yang memiliki beda usia 4 tahun ini satu angkatan di Akmil.

Setelah mengikuti tes mental ideologi, Sheila mengungkap betapa kakaknya itu selalu menguatkan dia. Indra mengatakan kepada Sheila, bahwa tes yang dia jalani adalah untuknya sendiri.

Ada 4 kemungkinan yang dapat terjadi, kata Indra. Sheila lolos, Indra gagal; Sheila gagal, Indra lolos; sama-sama diterima; atau, sama-sama gagal.

Indra mengaku tidak tega melihat adik perempuannya itu saat masa-masa latihan. Namun, keduanya bersyukur karena dapat diterima di Akmil secara bersamaan.

Melihat Indra dan Sheila kini menjadi perwira remaja, sang ibu pun merasa bangga dan tidak menyangka kedua putra-putrinya menjadi prajurit TNI.

2. Seorang Anak Tukang Cukur Lolos Taruna Akmil TNI AD

Yanwar Jumowo merupakan salah seorang yang lolos menjadi Taruna Akademi Militer TNI Angkatan Darat. Dia mendaftar seleksi taruna Akmil setelah lulus SMA pada 2020 lalu.

Sebagai anak tukang cukur, Yanwar tidak patah semangat dalam mengejar impiannya. Ia mengungkapkan, berkat usaha, ikhtiar, dan doa, dia dapat menjadi prajurit TNI AD.

Dalam siaran pers TNI AD, Minggu (15/8/2021) Yanwar mengaku keinginannya menjadi seorang prajurit TNI AD sudah tumbuh sejak kecil.

Dia sering diajak ayahnya ke Monas untuk melihat alutsista dan kemudian terbersit keinginan untuk menjadi seorang tentara.

Untuk iu, dia giat berolahraga guna meningkatkan stamina, kesehatan, dan kebugaran. Selain itu, sikap disiplin dan tekun juga Yanwar terapkan sebagai kunci menjadi prajurit sejati.

Berkat doa dan nasihat orang tua jugalah, Yanwar dapat berada pada titik tersebut.

Ayah Sersan Taruna Yanwar Jumowo yang berprofesi sebagai tukang cukur, Tarman, mengatakan bahwa siapa pun bisa menjadi prajurit TNI asalkan memiliki kemauan dan usaha.

3. Seorang Marbot 10 Kali Gagal menjadi Akmil

Fadlul Rohman yang berprofesi sebagai marbot memiliki keinginan sebagai tentara. Tercatat, Fadlul telah mendaftarkan diri di Akmil sebanyak 10 kali, namun selalu gagal.

Ketika gagal memasuki Akmil, Fadlul sempat berkeinginan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Namun sayang, karena keterbatasan ekonomi keluarga Fadlul tidak dapat mewujudkannya.

Tahun 2019, ia mendaftar kembali dan dinyatakan lolos. Fadlul mengungkapkan bahwa ia mendapat dorongan dan motivasi dari Jenderal Andika Perkasa untuk pantang menyerah menjadi TNI AD.

Fadlul selalu melaksanakan olahraga fisik seperti renang, lari. Tak cukup itu, dia juga selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Setelah resmi menjadi taruna Akademi Militer, Fadlul bercita-cita ingin masuk Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

4. Anak Yatim dari Pulau Terpencil Mampu Masuk Akmil

M Rizal Talapuka, seorang remaja dari keluarga tidak mampu asal Pulau Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, dinyatakan lolos menjadi taruna Akademi Militer dan berhak mengikuti pendidikan calon perwira TNI AD.

 Lulusnya Rizal sebagai taruna Akmil disambut sukacita oleh keluarga dan warga di pulau terpencil di Maluku tersebut.

Sehatuna, Ibu Rizal, mengaku bahwa anaknya dapat lulus sebagai taruna Akmil antara lain berkat kemurahan dan perhatian lebih dari Pagdam XVI Pattimura Mayjen TNI Jeffry Rahawarin, saat Rizal menjalani seleksi Akmil tingkat daerah.

Lulusnya Rizal sebagai taruna Akademi Militer mematahkan anggapan yang selama ini melekat di masyarakat, bahwa hanya anak pejabat dan orang berada yang bisa mengikuti seleksi Akmil. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: