Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Meningkat, Perkemahan di Bukit Klangon Tutup Sementara

BNews—SLEMANBeberapa waktu terakhir, terjadi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi. Hal ini pun membuat pengelola objek wisata Bukit Klangon menutup sementara area perkemahan untuk kegiatan camping pada malam hari.

Salah satu pengelola wisata Bukit Klangon, Gunawan mengatakan penutupan sementara dimulai sejak 30 Oktober kemarin. Sehingga bagi pengunjung yang hendak camping atau sudah reservasi untuk bisa membatalkannya hingga situasi kembali kondusif.

”Jadi yang ditutup hanya area camping saja khusus malam hari. Bagi pengunjung yang datang siang hari, kami persilakan,” katanya, Jumat (30/10/2020). Dikutip dari Harianjogja.com.

Dia menyebut, bila kondisi normal, pengunjung yang berkemah bisa mencapai ratusan orang.  ”Kalau malam Sabtu rata-rata antara 100 hingga 120 orang yang camping. Kalau malam Minggu bisa lebih dari 200 orang. Tetapi tidak tentu juga jumlahnya,” katanya.

Terkait kebijakan penutupan sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sleman Sudarningsih mengapresiasi langkah tersebut. ”Kehati-hatian tersebut merupakan bentuk kearifan lokal pengelola yang juga masyarakat setempat,” katanya.

Pada libur panjang ini, dia meminta kepada para pengelola destinasi dan juga usaha pariwisata di daerah lereng Merapi agar tetap mewaspadai penyebaran Covid-19. Selain itu, untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang mulai banyak hujan dan bahaya banjir lahar dingin dari Lereng Merapi.

Lebih lanjut, Dispar Sleman memprediksi jumlah kunjungan ke Sleman sekitar 22.000 – 24.500 selama libur akhir pekan ini. Menyikapi banyaknya pengunjung tersebut, mereka menerapkan standar operasional terkait “Pranatan Anyar Plesiran Sleman”.

Loading...

”Pranata anyar plesiran ini menjadi panduan pelaksanaan operasional destinasi pariwisata di Sleman. Gerakan ini selanjutnya menjadi instrumen kelayakan operasional usaha jasa pariwisata maupun destinasi pariwisata yang beroperasi di masa pandemi ini,” pungkasnya. (*/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: