Angkatan Muda Muhammadiyah Kabupaten Magelang Gelar Diskusi Politik Damai
- calendar_month Ming, 24 Nov 2024

Anak Muda Muhammadiyah Kabupaten Magelang Gelar Diskusi Politik
“Pemilih di Jawa Tengah itu didominasi anak muda, jumlah anak-anak generasi Z saja mencapai 20,83 persen. Jumlah ini sangat signifikan. Apabila Calon-calon Kepala Daerah baik calon Bupati/Walikota maupun Gubernur tidak bisa meyakinkan anak muda, bisa alami kekalahan.” Ujar Jr. Wahyu Hermawan, selaku salah satu panelis diskusi.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa dalam riset pemilukada di Jawa Tengah yang telah dilakukan oleh The Public Sphere Institute baru-baru ini; mendapatkan data sejumlah anak-anak muda belum mengambil sikap atau pilihan dalam pemilhan Gubernur & Wakil Gubernur di Jawa Tengah.
“Dalam riset yang kami lakukan terhadap 1.600 responden pada mulai akhir Oktober sampai awal November 2024 lalu; menggunakan metode multi stage random sampling, dengan margin of error kurang lebih 2,45 persen pada tingkat kepercayaan 95%; menyebutkan bahwa anak-anak muda masih dalam posisi wait and see, untuk melihat ide dan gagasan para calon Gubernur/Wakil Gubernur di Jawa Tengah,” paparnya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA (KLIK DISINI)
Menurut Wahyu, salah satu data yang menarik adalah adanya split ticket pada kelompok pemilih warga Muhammadiyah dan Nahdiyin yang kecenderungannya menjadi pemilih Ahmad Lutfi dan Taj Yasin, sementara pemilih dari kelompok nasionalis memilih Andika dan Hendrar.
”Sebagian split ticket warga Muhammadiyah dan ormas keagamannya lainnya menjadi pemilih Ahmad Lutfi & Taj Yasin, sedangkan kelompok nasionalis ke Andika dan dan Hendrar. Namun, jika ditanya prosentase dari split ticket ini saya tidak bisa mengungkapkannya karena nanti dianggap sedang mengkampanyekan salah satu kandidat. Kami hanya bisa menyatakan bahwa kedua kandidat bersaing ketat. Masih ada sejumlah massa mengambang yang sebagian besar adalah anak-anak muda, dimana akan menjadi penentu siapa pemenangnya kelak.” Jelas Wahyu.
Menanggapi pernyataan Jr. Wahyu Hernawan, Latif Al Ghozali dari Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Magelang; memberikan pendapat bahwa hasil survey kemungkinan dalam minggu ini sudah berubah; mengingat debat para calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Jawa Tengah telah selesai dilakukan.
“Saya tidak membantah hasil riset tersebut, tetapi saya kira sudah berubah karena kami para pemilih muda; sebagian sudah menentukan siapa yang akan dipilih dalam pemilukada mendatang.” Ujar Latif.
Sementara dalam penutupnya, Wasiun menyatakan bahwa ia berharap pemilukada baik di tingkat kabupaten/kota; maupun provinsi minggu depan dapat terlaksana dengan damai tanpa ada insiden yang mencederai iklim demokrasi. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar