Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Apa Itu Pothil ? Salah Satu Kuliner Camilan Khas Magelang

Apa Itu Pothil ? Salah Satu Kuliner Camilan Khas Magelang

  • calendar_month Sab, 25 Des 2021

BNews–KULINER– Mungkin bagi yang suka bepergian ke daerah Magelang, pasti sudah tidak asing mendengar kuliner berjenis camilan satu ini. Namanya kalau di Magelang adalah “Pothil”.

Ya, pothil merupakan camilan yang juga sering dijadikan oleh-oleh khas dari daerah Magelang. Di daerah asalnya, kata Pothil justru jarang terdengar. Hal ini dikarenakan dalam Bahasa Jawa Magelang, pothil lebih terbaca pothel.

Pothil ini juga banyak yang mengatakan menjadi ‘musuh’ orang-orang yang memiliki masalah pada kekuatan giginya. Wajar saja, karena camilan pothil sendiri memiliki karakter yang cukup keras.

Dikutip dari berbagai sumber, camilan ini berbahan dasar ketela yang dicampur dengan tumbukan ketumbar. Hal ini untuk memperkuat rasa agar lebih gurih dan nikmat kerabat muda.

Camilan ini dapat dijumpai di pasar-pasar tradisonal atau di toko pusat oleh-oleh nih kerabat muda. Rasa yang gurih dan renyah menjadi tak heran mengapa camilan ini selalu laris di pasaran.

Bahan dasar dari pothil sendiri yaitu singkong. Singkong dikupas lalu dicuci dengan bersih setelah dicuci bersih singkong diparut dengan parutan mesin agar memperingan pekerjaan.

Setelah di parut halus parutan singkong lalu didiamkan kurang lebih 3-5 hari.

Setalah didiamkan parutan singkong dicampur dengan tepung pati dan bumbu yang dihaluskan yaitu bawang putih, ketumbar, dan garam secukupnya.

Lalu setelah dicampurkan adonan dibentuk seperti cincin dengan menggunakan cetakan yang terbuat dari bambu.

Setelah dibentuk dengan cetakan adonan ditata rapih diatas nampan yang didiamkan untuk siap digoreng.

Setelah itu pothil digoreng hingga keemasan lantas setelah matang pothil dikemas dalam kemasan plastik berukuran 1 kg. Harga pothil di kisaran Rp 20.000 sampai Rp 28.000 per kilogram.

Pothil sendiri memiliki tekstur yang agak keras namun renyah membuat pothil menjadi salah satu cemilan khas menjadi alasan para wisatawan untuk memburu cemilan renyah dan gurih ini. (*)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less