Aplikasi “RegoPantes-Untuk Petani” Ajak Petani Berjualan Online

BNews-MUNGKID—Era saat ini digitalisasi memang berkembang pesat. Terutama untuk pelayanan masyarakat saat ini sudah merambah ke modernisasi menggunakan system teknologi salah satunya melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabuaten Magelang menggunakan fasilitas Internet on line untuk berjualan hasil panen dengan nama RegoPantes-Untuk Petani.

 

Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang Eko Widi menerangkan bahwa aplikasi ini khusus untuk para petani di Indonesia.”Aplikasi ini untuk mengikuti masa teknologi informasi yang semakin pesat berkembang dan tujuan aplikasi ini bisa membantu mengenalkan produk-produk pertanian,” katanya saat di temui di kantornya (28/10).

Walau sudah disediakan aplikasi berbasis android ini minat petani di Kabupaten Magelang persentase penggunaan masih rendah.”Masih banyak petani yang belum menggunakan media internet atau online untuk menggunakan aplikasi ini,” imbuhnya.

“Sejauh ini baru ada lima kecamatan dimana kelompok taninya aktif menggunakan aplikasi ini yakni Kecamatan Ngablak, Grabag, Pakis, Sawangan dan Dukun,” terangnya.

Sejauh ini barang dagangan hasil pertanian Magelang masuk dalam aplikasi ini berupa beras dan sayuran.”Melalui kelompok-kelompok tani yang mampu berjualan dengan online atau memanfaatkan aplikasi ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang mayoritas atau kebanyakan dari luar kota khususnya Jakarta,” ujarnya.

Aplikasi RegoPantes-Untuk Petani  ini bisa dipasang di perangkat handphone android dengan cara mendownloadnya di playstore secara gratis. Mendaftar ke aplikasi ini cukup mudah hanya menggunakan nomor handphone dan mengetik sandi selanjutnya petani diarahkan untuk mengisi data seperti nama kelompok tani jika ikut dalam kelompok jika tidak lewati saja, kemudian tempat tingga dan foto profil petani.

Jika sudah mendaftar para petani bisa masuk atau log in menggunakan nomor handphone dan sandi yang sudah didaftarkan tadi. Kemudian para petani akan disuguhkan tampilan beberapa foto dagangan para petani dan bisa mencari di daerah lain juga.

Para petani juga bisa mengupload hasil pertaniannya dengan mencantumkan harga pasaran melalui membuat lahan sendiri di aplikasi tersebut. “Magelang dipilih oleh Gubernur Jawa Tengah, sebagai percontohan penjualan on line pertanian karena banyak yang sudah mempunyai Kartu Tani yang bisa digunakan untuk berjualan on line,” ungkap Eko Widi.

Pada Kartu Tani tersebut terdapat data petani yang bersangkutan, sehingga konsumen on line jika puas atau tidak puas bisa memberikan tanggapan langsung melalui aplikasi tersebut. Dan aplikasi yang digunakan adalah Rego Pantes – Untuk Petani,” papar Eko Widi.

“Untuk menambah pengetahuan petani terkait dengan pejualan on line akan diselenggarakan pelatihan oleh Fedep Bappeda Kabupaten Magelang pada 28-29 Oktober bertempat di eks Gedung BP2KP Srowol,” pungkasnya. (bsn)

Baca Juga : BERITA TENTANG PETANI DI MAGELANG

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: