Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Banjir dan Longsor Rusak Jaringan Air Bersih, BNPB Turun ke Lereng Merapi Magelang

Banjir dan Longsor Rusak Jaringan Air Bersih, BNPB Turun ke Lereng Merapi Magelang

  • calendar_month Sel, 31 Mar 2026

BNews-MAGELANG– Upaya pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di wilayah lereng Gunung Merapi terus dilakukan.

Pemerintah Kabupaten Magelang bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan pipa jaringan air bersih bagi masyarakat terdampak di Kecamatan Dukun, Senin (30/3/2026).

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Desa Sumber dan dihadiri sejumlah pejabat daerah. Bantuan ini menjadi bagian penting dari upaya pemulihan kebutuhan dasar warga, khususnya akses terhadap air bersih yang sempat terganggu akibat bencana.

Pemulihan Air Bersih Jadi Prioritas Pascabencana

Bupati Magelang yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bela Pinarsi, menegaskan bahwa bantuan pipa air bersih; menjadi langkah penting dalam percepatan penanganan pascabencana di wilayah terdampak.

Menurutnya, Kabupaten Magelang merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi; karena berada di kawasan lereng Gunung Merapi. Kondisi geografis tersebut menjadikan sejumlah wilayah rentan terhadap bencana vulkanik maupun hidrometeorologi, seperti banjir lahar hujan, banjir, dan tanah longsor.

“Kondisi geografis Kabupaten Magelang menjadikan beberapa wilayah rawan bencana, terutama saat intensitas curah hujan tinggi,” ujar Bela.

Ia menjelaskan, bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 3 Maret 2026 lalu menjadi salah satu peristiwa; yang berdampak besar di wilayah lereng Merapi. Curah hujan tinggi di kawasan hulu Merapi memicu aliran material vulkanik berupa pasir; batu, dan lumpur melalui alur sungai, sehingga menyebabkan banjir lahar hujan.

Akibat peristiwa tersebut, tidak hanya permukiman warga dan infrastruktur yang terdampak, tetapi juga jaringan distribusi air bersih masyarakat mengalami kerusakan cukup serius.

Advertisements

Jaringan Air Bersih Rusak Hampir 40 Kilometer

Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD Kabupaten Magelang, kerusakan jaringan air bersih akibat bencana mencapai sekitar 39,8 kilometer.

Kerusakan tersebut menyebabkan terganggunya pelayanan air bersih bagi masyarakat di tujuh desa terdampak, yakni Desa Paten, Sewukan, Sengi, Sumber, Wates, Krinjing, dan Keningar.

Akibatnya, ribuan kepala keluarga di wilayah tersebut mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari konsumsi rumah tangga hingga sanitasi.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat. Oleh karena itu, pemulihan jaringan air bersih menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana,” kata Bela.

Bantuan BNPB Didukung Fasilitasi DPR RI

Di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah, dukungan dari pemerintah pusat dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.

Bantuan pipa jaringan air bersih dari BNPB tersebut merupakan hasil fasilitasi Anggota Komisi VIII DPR RI, Wibowo Prasetyo.

Atas bantuan itu, Pemerintah Kabupaten Magelang menyampaikan apresiasi karena dinilai sangat membantu percepatan penanganan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wibowo Prasetyo atas dukungan dan fasilitasi, sehingga bantuan ini dapat segera terealisasi,” lanjut Bela.

Masih Ada Truk Bantuan Menyusul

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Wibowo Prasetyo, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari upaya bersama untuk memulihkan kondisi masyarakat pascabencana, terutama dalam hal penyediaan air bersih.

Ia menyebut, distribusi bantuan dari BNPB masih akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

“Alhamdulillah bantuan dari BNPB sudah mulai datang. Masih ada beberapa truk yang dalam minggu ini akan menyusul, sehingga bantuan bisa diterima secara utuh,” ungkapnya.

Wibowo berharap bantuan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat di lereng Merapi, sekaligus memperkuat langkah mitigasi bencana ke depan.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Ia menilai, pemulihan jaringan air bersih yang cepat akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, pemulihan aktivitas sosial, dan kembalinya roda ekonomi warga.

“Kami ingin masyarakat bisa kembali bekerja, beraktivitas, dan kehidupan ekonomi bisa berjalan normal kembali. Ke depan, mitigasi juga harus diperkuat, agar dampak bencana dapat diminimalisir,” tambahnya.

Menurutnya, bantuan tersebut juga menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi bencana, sekaligus mempercepat kebangkitan wilayah lereng Merapi dari dampak bencana alam.

Kades Sumber: Bantuan Air Bersih Sangat Mendesak

Sementara itu, Kepala Desa Sumber, Maryono, menyambut baik bantuan pipa jaringan air bersih tersebut. Ia menyebut bantuan itu sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan lereng Merapi.

“Bantuan ini sangat dibutuhkan, terutama untuk kebutuhan air bersih masyarakat kami di lereng Merapi,” ujarnya.

Maryono berharap, proses distribusi dan pemasangan pipa dapat segera dilakukan agar kebutuhan air bersih masyarakat bisa kembali normal dalam waktu dekat.

Selain jaringan air bersih, ia juga mengungkapkan masih terdapat sejumlah infrastruktur lain yang belum pulih sepenuhnya akibat bencana; seperti jaringan irigasi dan beberapa akses jalan yang rusak akibat longsor.

“Kami berharap ke depan infrastruktur seperti irigasi dan jalan evakuasi juga mendapat perhatian, sehingga dapat kembali berfungsi dengan baik,” kata Maryono.

Dengan adanya bantuan ini, masyarakat di kawasan terdampak diharapkan dapat segera kembali menjalani aktivitas secara normal; sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less