BARU TAHU, Ini Alasan Pria Suka Nonton Porno! Bahaya Kalo Dah Kecanduan

BNews—MAGELANG— Sejatinya pornografi sangat berbeda dengan seks karena seks merupakan salah satu bentuk keintiman yang dilakukan antara dua orang, misalnya dengan bercinta. Namun ketika pria sedang tidak menjalin keintinan seksual dengan pasangan, mereka cenderung beralih ke hal berbau pornografi.

Bagi pria menonton atau melihat konten porno bukan bukan untuk cinta atau kebahagiaan. Melainkan murni untu kepuasan seksualnya sendiri. Hal ini karena otak pria deprogram untuk mudah terangsang.

Hormon dopamin sebagai saraf penghubung ke otak juga menjadi saraf paling aktif saat pria nonton film porno. Hormon dopamin juga menghasilkan respons dopaminergik yang akan memberikan pria kesenangan sendiri.

Saat ingin menonton film porno, hormone dopamine akan meningkat. Sehingga terkadang sebagian besar pria akan mengalami peningkatan gairah seperti sedang melakukan aktivitas tersebut. Meskipun sebenarnya mereka hanya melihatnya.

Selain itu, alasan pria suka pornografi karena untuk menutupi kecemasan saat bercinta dengan pasangannya. Sebuah penelitian dari American Urological Association menemukan jika pria yang suka nonton film porno lebih terangsang pada film porno dibanding bercinta secara nyata.

Kecemasan ini didasari karena para pria takut ditolak pasangannya ketika mereka meminta sesuatu yang bisa memuaskan mereka saat bercinta. Tanpa perlu repot-repot, mereka lebih suka menutupi kecemasan ditolak dengan cara menonton film porno.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Pria yang suka nonton pornografi juga bisa disebabkan oleh diagnosis reactive attachment disorder, yaitu terganggunya sebuah hubungan sosial pada masa kecil pria. Mereka bisa saja pada masa kecil tidak terbentuk ikatan emosional antara ibu, pengasuh atau siapapun yang berjenis kelamin wanita.

Maka dengan demikian, mereka tidak dapat menerima dan menoleransi keakraban emosional dengan orang yang mereka cinta. Keakraban emosional dan fisik yang harusnya menjadi wajar bagi pria dan wanita malah terbingkai menjadi makna porno dan berbau hal seksual bagi pria tersebut.

Bagi pria, menonton film atau hal yang berbau porno adalah cara untuk mengeksplorasi dan belajar tentang hasrat seksualnya sendiri. Namun jika terlalu sering, hobi ini bisa berdampak pada aktivitas dan performa seks pria di dunia nyata.

Kecanduan nonton film porno bisa membuat tubuh dan otak Anda tidak sensitif terhadap rangsangan seks. Maka tak jarang kalau semakin berlebihan pria pun semakin menjadi candu nonton film-film porno.

Kecanduan pornografi merupakan ketidakmampuan menghentikan perilaku nonton atau menikmati pornografi, meskipun ia tahu konsekuensinya. Dalam survey di Kinsey Institute menemukan bahwa sembilan persen orang yang menonton film porno tidak berhasil berhenti.

Beberapa gejala kecanduan yang harus diperhatikan diantaranya; selalu menghabiskan waktu untuk nonton film porno, film porno sebagai cara menenangkan diri dan mendapatkan kepuasan. Selanjutnya tidak dapat menikmati bercinta tanpa melihat film porno terlebih dahulu, mencoba melakukan seperti di film porno, dan tidak bisa mengurangi durasi nonton mesti mengganggu kehidupan Anda.

Beberapa bahaya kecanduan nonton porno diantaranya:

Susah ereksi secara normal

Salah satu efek yang dapat dirasakan adalah sulitnya menggapai ereksi secara normal bersama pasangan nyata Anda. Peneliti masalah seksual di Los Angeles AS mengatakan bahwa menonton porno sebetulnya tidak secara langsung bikin pria jadi susah ereksi.

Diduga, penyebabnya karena gaya masturbasi saat nonton porno dengan saat rangsangan nyata bersama pasangan itu berbeda. Ini bisa menjadi pria agak sulit ereksi secara normal. Ini disebabkan karena beda rangsangan atau stimulus antara melihat bintang porno di layar kaca dengan pasangan di ranjang untuk bisa ereksi.

Merusak bagian tertentu di otak

Pria yang rutin nonton porno akan mengurangi ukuran pada bagian tertentu di otaknya. Para peneliti menemukan lebih sedikit materi abu-abu dalam otak pria yang secara teratur melihat pornografi dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Materi abu-abu yang ditemukan ini dapat menjadi sebuah bukti pertama yang menjelaskan adanya pengurangan ukuran otak karena sering nonton porno. Namun, penelitian lain dari JAMA Psychiatry mengungkapkan jika nonton film pornografi tidak secara langsung bikin bagian otak rusak atau berkurang.

Studi tersebut mengatakan bahwa beberapa pria dengan tipe otak tertentu punya rangsangan di kepala yang terlalu sensitif bernama striatum. Striatum merupakan bagian otak yang berkaitan dengan kemunculan rasa puas dan senang setelah melakukan suatu hal.

Jika dirasa memuaskan, nanti akan timbul terus keinginan untuk mengulang perilaku tersebut agar merasakan kesenangan itu lagi. Perubahan struktur dan fungsi otak terkait kebiasaan menonton film porno dianggap banyak ilmuwan lainnya berpotensi lebih parah. Dibanding dengan kerusakan otak karena menggunakan obat-obatan terlarang.

Hilang gairah seks

Studi dalam Italian Society of Andrology and Sexual Medicine menemukan bahwa hasrat seksual alias libidonya bisa menurun secara drastis jika terbiasa menonton film porno sejak muda. Akibatnya, Anda jadi tak lagi bergairah meski tontonan sudah mencapai klimaksnya.

Dampak nonton video porno dengan pasangan antara lain:

Merusak hubungan

Studi yang dilakukan University of Oklahoma mengatakan bahwa menonton film porno dapat mengurangi kepuasan dan kelanggengan dalam hubungan pernikahan. Intensitas nonton pornonya bisa dibilang sering apabila nonton 1 kali dalam satu hari atau bahkan lebih.

Hasilnya ditemukan bahwa para pria yang suka nonton film bokep lebih dari 1 kali dalam sehari, berisiko dua kali lipat bercerai dalam empat tahun ke depan. Sementara jika salah satu pasangan ditemukan mulai melihat adanya kecenderungan nonton porno, tingkat perceraiannya naik menjadi 12 persen dalam empat tahun ke depan.

Pasangan akan menganggap bahwa menonton film porno adalah suatu kecurangan. Bahkan mereka menganggap nonton film biru sama bersalahnya seperti berselingkuh.

Pasangan jadi tidak percaya diri lagi

Kepercayaan diri wanita akan merosot saat pasangan prianya hobi nonton film porno. Pasalnya, para pasangan wanita akan terus membandingkan dirinya dengan pemeran di dalam film biru tersebut.

Hal ini bisa bertambah parah jika pasangan pria lebih merasa terpuaskan saat nonton film bokep dibanding bercinta langsung dengan pasangannya. Bila sudah begini, tak jarang kehidupan seks nyata yang bisa membangkitkan keintiman antar pasangan jadi mulai tidak pernah dilakukan.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi atau keluar dari jeratan porbografi antara lain; menghapus file dan riwayat pencarian pornografi di handphone, laptop, komputer. Meminta tolong orang lain menginstal perangkat lunak antipornografi pada perangkat elektronik Anda tanpa memberi kata sandi.

Kemudian jika tiba-tiba ingin menonton porno, buat lah rencana untuk langsung berolahraga, atau push up untuk mengalihkan perhatian. Jangan lupa untuk membuat jurnal untuk mencatat, mengingat, dan melihat eberapa besar kemajuan Anda lepas dari pornografi. (ifa/han)

Sumber: Genpi

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: