Bawa Amunisi AK-47, 3 Anak Punk di Jogja Ditangkap Polisi

BNews—JOGJAKARTA— Tiga orang pengamen yang mangkal di simpang tiga Brosot diamankan Polsek Galur, Kulon Progo Jogjakarta. Mereka diciduk karena memakai sabuk dalam bentuk rangkaian amunisi peluru AK-47 kaliber 7,62 milimeter.

”Ada tiga pengamen yang merupakan anak-anak punk karena memakai sabuk dalam bentuk rangkaian amunisi,” kata Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Senin (18/10).

Pengamen yang membawa amunisi ini bernama Agil Renaldi, 19, warga Tawang Mas, Semarang. Polisi selanjurnya melakukan pemeriksaan kepada ketiganya berkoordinasi dengan Koramil Galur. Setelah diteliti, amunisi sebanyak 56 butir Ak-47 kaliber 7,62mm ini ternyata sudah tidak aktif.

”Pengakuannya dibeli dari pasar loak di Riau, Sumatera seharga Rp400 ribu. Pengakuannya peluru ini hanya untuk aksesoris sabuk,” katanya.

Untuk proses pembinaan lebih lanjut, ketiga pengamen ini kemudian diserahkan ke Satpol PP Kulon Progo. Sedang untuk barang bukti berupa amunisi diamankan di Polsek Galur. (ifa/han)

Sumber: iNews

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: