Gerabah Borobudur Jadi Media Belajar Kreatif untuk Siswa SDN Wonosuko
- calendar_month 34 menit yang lalu

Siswa SDN Wonosuko Lakukan Kunjungan Belajar Membuat Kerajinan Gerabah Tanah Liat
BNews-MAGELANG – Sebanyak 28 siswa dan empat guru pendamping dari SDN Wonosuko, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, mengikuti kunjungan belajar di Sanggar Sekar Taman Adidaya milik SDN Karanganyar, Kecamatan Borobudur.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa belajar secara langsung proses pembuatan kerajinan gerabah dari tanah liat hingga tahap pewarnaan hasil karya.
Guru sekaligus koordinator kunjungan belajar, Indah, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan proses pembuatan gerabah kepada siswa sejak dini.
“Para siswa belajar secara langsung proses pembuatan gerabah dari tanah liat, dan salah satu kerajinan warga, sehingga anak-anak perlu mengetahui sekaligus belajar membuat kerajinan dari tanah liat,” ujar Indah, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, kunjungan belajar di Sanggar Sekar Taman Adidaya menjadi pengalaman positif bagi siswa karena selama ini mereka hanya mengenal gerabah dalam bentuk jadi.
“Kami ingin mengajak anak-anak proses dan belajar pembuatan kerajinan. Kebetulan SDN Karanganyar, Borobudur, sudah mempunyai tempat atau sanggar untuk proses belajar dan praktik,” ujarnya.
Komite Sekolah SDN Karanganyar Borobudur, Salim, menjelaskan Sanggar Sekar Taman Adidaya merupakan wadah kegiatan kreatif siswa yang berada di bawah naungan SDN Karanganyar.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Sanggar ini menjadi tempat bagi siswa untuk belajar melestarikan budaya sekaligus mengembangkan kreativitas melalui seni gerabah,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan utama di sanggar tersebut adalah membuat gerabah dari tanah liat dan menghiasnya dengan berbagai warna menarik.
Kedatangan siswa SDN Wonosuko dinilai menjadi bukti pentingnya pembelajaran berbasis praktik bagi anak-anak agar lebih memahami proses pembuatan karya seni tradisional.
Dalam kegiatan itu, siswa dikenalkan dengan bahan dan alat yang digunakan untuk membuat gerabah. Mereka juga mencoba membentuk tanah liat menjadi berbagai karya sederhana seperti vas bunga, celengan, dan hiasan lainnya.
Setelah proses pembentukan selesai, para siswa diajak mewarnai hasil karya mereka agar terlihat lebih menarik dan indah.
Kegiatan berlangsung penuh semangat dan antusias. Para siswa tampak menikmati pengalaman baru sekaligus mengenal budaya lokal melalui seni gerabah.
Koordinator Sanggar Sekar Taman Adidaya, Siti Roekah, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya melatih kreativitas siswa; tetapi juga mengajarkan kesabaran, ketelitian, dan kerja sama.
“ Kunjungan dari SDN Wonosuko juga menjadi ajang mempererat hubungan antar sekolah, serta menumbuhkan; kecintaan siswa terhadap seni dan budaya tradisional Indonesia. Sehingga Seni gerabah dapat mendunia,” pungkasnya. (al)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar