Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » 9 Pelaku Pengeroyokan Maut di Tempuran Magelang Ditangkap, Korban Sempat Dirawat 3 Minggu

9 Pelaku Pengeroyokan Maut di Tempuran Magelang Ditangkap, Korban Sempat Dirawat 3 Minggu

  • calendar_month 7 jam yang lalu

BNews- MAGELANG – Satuan Reserse Kriminal Polresta Magelang mengamankan sembilan terduga pelaku kasus dugaan penganiayaan secara bersama-sama yang menyebabkan seorang pemuda meninggal dunia di wilayah Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.

Kasus tersebut terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 12 April 2026, di wilayah Desa Tempurejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Korban diketahui sempat menjalani perawatan intensif selama tiga pekan di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

Wakasat Reskrim Polresta Magelang AKP Toyip Riyanto menjelaskan, pihaknya berhasil mengamankan seluruh terduga pelaku pada Jumat (8/5/2026). Dari sembilan orang yang diamankan, satu di antaranya masih berstatus anak di bawah umur.

“Untuk perkembangan terkait kejadian di wilayah Tempuran yang terjadi tanggal 12 April 2026, terdapat dua korban, satu korban meninggal dunia dan satu korban mengalami luka-luka. Alhamdulillah para pelaku sudah dapat kita amankan pada hari Jumat tanggal 8 Mei 2026, jumlah keseluruhan ada sembilan orang,” kata AKP Toyip Riyanto saat wawancara di Mapolresta Magelang, Senin (11/5/2026).

AKP Toyip menjelaskan, peristiwa bermula ketika sejumlah pemuda berkumpul atau nongkrong di depan Pos Kampling wilayah Desa Tempurejo. Sekitar pukul 03.00 WIB, datang rombongan pemuda bersepeda motor dari arah Magelang yang diduga melakukan provokasi terhadap kelompok pemuda yang sedang nongkrong tersebut.

“Awalnya beberapa pemuda berkumpul di depan pos kampling. Kemudian ada rombongan sekitar 25 pemuda menggunakan sepeda motor datang dari arah Magelang dan memprovokasi kelompok yang sedang nongkrong di lokasi,” jelasnya.

Akibat provokasi tersebut, terjadi aksi saling kejar antara kedua kelompok. Namun dua orang dari rombongan pengendara motor tertinggal dan akhirnya diamankan oleh kelompok pemuda setempat sebelum diduga mengalami pengeroyokan.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Dua orang berhasil terkejar kemudian dibawa ke wilayah Tempurejo dan disitu terjadi tindak kekerasan secara bersama-sama,” ungkap AKP Toyip.

Korban meninggal diketahui berinisial RDJ (19), warga Potrobangsan, Kota Magelang. Korban sempat menjalani perawatan intensif di RST Magelang selama kurang lebih tiga minggu sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (5/5/2026).

Sementara satu korban lainnya berinisial KDP (17), juga warga Potrobangsan, mengalami luka-luka dan menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Salaman.

Motif Para Pelaku dan Identiras Pelaku… KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less