Beda Angka, Bawaslu Magelang Rekomendsikan Perhitungan Ulang di 45 TPS

BNews—MUNGKID— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magelang merekomendasikan perhitungan ulang ditingkat TPS. Sebanyak 45 TPS yang tersebar di 13 kecamatan dihitung ulang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Habib Saleh mengatakan perhitungan ulang itu harus dilakukan karena ada perbedaan catatan angka. Antara PPK, Panwascam, dan saksi parpol. “Ada perbedaan perhitungan. Sehingga memang harus dilakukan perhtungan ulang,” katanya kepada borobudurnews.com, dikantornya (24/4).

Advertisements


Ke-45 TPS tersebut, kata dia terdiri dari tiga TPS di Kecamatan Mertoyudan, Mungkid 2, Tegalrejo 6, Grabag 3, Salam 2, Windusari 1, Dukun 16, Ngablak 1, Srumbung 1, Kajoran 1, Kaliangkrik 1, Bandongan 1, dan Muntilan 6.


Dia mengungkapkan sebanyak tiga rekomendasi untuk Penghitungan Suara Ulang (PSU) diberikan ketika surat suara masih di TPS dan 41 penghitungan ulang dilakukan dalam forum pleno PPK. Rekomendasi diberikan berdasar ketentuan pasal 378 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Habib mengungkapkan Bawaslu Kabupaten Magelang Bersama Panwaslu Kecamatan, Panwasdes, dan Pengawas TPS melakukan pengawasan melekat proses pungut hitung hingga rekap. Selain menggunakan Salinan C1, Bawaslu juga sudah membuat template DA sehingga pengawasan lebih maksimal.

Disebutkan bahwa semua Panwascam juga sudah mencatat kejadian-kejadian khusus di TPS sehingga memudahkan pengawasan dan saran perbaikan dalam rapat pleno PPK. Habib menilai dedikasi dan totalitas pengawas pemilu di Kabupaten Magelang terbilang luar biasa.

“Penghitungan ulang dilakukan karena Panwascam kami menemukan ada selisih surat suara sah dan tidak sah di C1. Ketika ada selisih surat suara maka solusinya adalah membuka kotak suara dalam pleno PPK dan menyandingkannya dengan C1 plano. Jika belum ketemu juga maka dilakukan penghitungan ulang,” kata dia.

Habib menegaskan Panwascam, Panwasdes, PPK dan PPS sudah bekerja keras selama pungut hitung hingga pleno PPK. Jika ada selisih surat suara di C1 maka akan segera dicari. “Selisih satu surat suara saja ketahuan seperti terjadi di TPS 03 Tempurejo, Tempuran,” kata Habib. (bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: