Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Bekali Pelajar Hadapi Era Digital, Untidar Gelar Edukasi Literasi Keuangan dan Pasar Modal

Bekali Pelajar Hadapi Era Digital, Untidar Gelar Edukasi Literasi Keuangan dan Pasar Modal

  • calendar_month 29 menit yang lalu

BNews–MAGELANG– Pesatnya perkembangan ekonomi digital membuka peluang yang semakin luas bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan keuangan dan investasi. Di sisi lain, kemudahan tersebut juga diikuti meningkatnya risiko penyalahgunaan layanan keuangan, mulai dari investasi ilegal, pinjaman daring ilegal, hingga judi online yang banyak menyasar generasi muda.

Berangkat dari kondisi tersebut, Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Tidar (Untidar) menggelar edukasi literasi keuangan dan pengenalan pasar modal bagi 90 pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Wilayah Eks-Karesidenan Kedu di Aula Gedung Rektorat Universitas Tidar, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Yang bertujuan membekali pelajar dengan kemampuan mengelola keuangan secara bijaksana, mengenali berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal. Serta memahami instrumen investasi yang legal sebagai bekal menghadapi perkembangan ekonomi digital.

Tim pengabdian dipimpin oleh Drs. Whinarko Juliprijanto, M.Si. dengan anggota Yustirania Septiani, M.Sc., Firdan Thoriq Faza, M.SEI., dan Ivana Rosediana Dewi, M.SEI. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, Nurul Fadhilah dan Retno Rekayati.

Ketua tim pengabdian, Drs. Whinarko Juliprijanto, M.Si., mengatakan bahwa pelajar Madrasah Aliyah merupakan kelompok yang sedang memasuki fase penting dalam membangun kebiasaan mengelola keuangan. Menurutnya, kemampuan mengatur keuangan dan memahami investasi sejak dini akan menjadi bekal penting ketika mereka memasuki usia produktif.

“Generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi keuangan yang benar, memahami investasi yang legal, serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai tawaran yang menjanjikan keuntungan instan,” ujarnya.

Sesi pertama menghadirkan Eska Setia Kuncara, S.M., M.M., Analis Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), Edukasi dan Pelindungan Konsumen (EPK), dan Layanan Manajemen Strategis (LMSt) OJK Provinsi Jawa Tengah, yang menyampaikan materi “Pengelolaan Keuangan yang Bijak, serta Kewaspadaan terhadap Aktivitas Keuangan Ilegal.”

IKUTI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Dalam paparannya, Eska mengajak peserta membangun kebiasaan mengelola keuangan melalui penyusunan anggaran, pengendalian pengeluaran, dan perencanaan keuangan jangka panjang. Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital membawa tantangan baru berupa maraknya investasi bodong, pinjaman daring ilegal, penipuan digital, hingga praktik judi online yang kini banyak menyasar kalangan pelajar.

Peserta diimbau untuk selalu memastikan legalitas lembaga maupun produk keuangan sebelum melakukan transaksi, tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan tinggi dalam waktu singkat, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta menghindari segala bentuk aktivitas keuangan ilegal yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Selanjutnya, peserta memperoleh materi “Pengenalan Instrumen Investasi Pasar Modal” yang disampaikan oleh Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Fakultas Ekonomi Universitas Tidar. Pada sesi ini, peserta diperkenalkan dengan konsep dasar pasar modal, manfaat investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang, serta berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi, dan reksa dana.

(foto: ist)

Selain memahami karakteristik dan profil risiko masing-masing instrumen, peserta juga dikenalkan dengan lembaga-lembaga yang berperan dalam ekosistem pasar modal Indonesia. Seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan perusahaan sekuritas.

Materi kemudian dilengkapi dengan simulasi sederhana mengenai tahapan memulai investasi secara legal dan bertanggung jawab. Mulai dari menentukan tujuan keuangan, mengenali profil risiko, hingga memilih platform investasi yang diawasi regulator.

IKUTI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Tim pengabdian juga melaksanakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian edukasi.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Ekonomi Untidar berharap pelajar Madrasah Aliyah di wilayah eks-Karesidenan Kedu semakin memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijaksana. Mampu membedakan investasi yang legal dan ilegal, serta memiliki kesadaran untuk membangun kebiasaan berinvestasi secara aman dan bertanggung jawab sejak usia muda.

Program ini sekaligus menjadi wujud kontribusi Untidar dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional. Serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDGs Nomor 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. (ADV)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less