Belum Ditemukan, Ini Fakta Hilangnya Pendaki Remaja Magelang di Gunung Slamet
- calendar_month Ming, 4 Jan 2026

Proses Pencarian Pendaki Remaja Asal Magelang yang hilang di Gunung Slamet
BNews-JATENG — Upaya pencarian seorang pendaki remaja asal Magelang bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang hilang saat mendaki Gunung Slamet masih terus dilakukan tim SAR gabungan.
Syafiq, warga Kramat Utara, Magelang Utara, dilaporkan hilang sejak mendaki pada Sabtu (27/12/2025) melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.
detikcom
Syafiq mendaki bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Magelang.
Himawan berhasil ditemukan dalam kondisi lemas di Pos 5 dan langsung dievakuasi ke Basecamp Dipajaya, namun keberadaan Syafiq sampai kini belum diketahui.
Pencarian terhambat oleh kondisi cuaca buruk di jalur pendakian.
“Kendala cuaca. Pencarian sampai hari ini jam segini masih nihil, itu karena faktor cuaca. Memang cuacanya beberapa kali kami dari tim SAR, tim SAR gabungan dari Basarnas itu memang terkendala cuaca,” ujar salah satu tim SAR.
Fakta-Fakta Hilangnya Syafiq
- Lokasi dan Waktu Kejadian
Syafiq bersama Himawan mendaki Gunung Slamet pada 27 Desember 2025 pukul 23.00 WIB. Mereka awalnya berniat melakukan pendakian cepat atau “tektok”, yakni naik dan turun tanpa bermalam.
- Komunikasi Terakhir dengan Keluarga
Kakak korban, Naufal Hisyam (24), mengatakan bahwa Syafiq sempat memberi kabar kepada keluarga melalui foto yang menunjukkan dirinya berada di basecamp Gunung Slamet, meskipun sebelumnya berpamitan ke keluarga bahwa ia akan mendaki Gunung Sumbing.
- Penemuan Barang Unik
Saat Himawan ditemukan, tim SAR juga menemukan papan bertuliskan pesan untuk “mantan” yang dibawa Syafiq sampai puncak. Barang itu kini disimpan di Basecamp Dipajaya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
- Keluarga Ikut Mencari
Ayah korban, Dhani Rusman, ikut turun menyusuri medan berat bersama relawan meski tanpa perlengkapan memadai. Ia bahkan menuruni lembah dan mencapai area terjal di antara Pos 4 dan Pos 5.
- Minim Pengalaman Mendaki
Menurut ayahnya, Syafiq sebenarnya memiliki pengalaman minim dalam mendaki gunung, dengan pengalaman terakhir hanya mendaki Gunung Andong sebelumnya.
Sejauh ini, pencarian masih dilakukan oleh tim SAR gabungan termasuk Basarnas, relawan, dan warga lokal meskipun hingga kini belum membuahkan hasil. Masyarakat terus diminta mendoakan agar Syafiq segera ditemukan dalam kondisi selamat. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar