Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Job Fair Kota Magelang Buka 2.681 Lowongan Kerja, Ada Peluang untuk Disabilitas

Job Fair Kota Magelang Buka 2.681 Lowongan Kerja, Ada Peluang untuk Disabilitas

  • calendar_month 1 menit yang lalu

BNews–MAGELANG– Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menggelar Job Fair 2026 di Gedung Wanita pada 28–29 Juli 2026.  Sebanyak 18 perusahaan lokal, regional, dan nasional terlibat dalam bursa kerja tersebut.

Terdapat 2.681 lowongan kerja dengan kebutuhan tenaga kerja mulai lulusan SLTP, SMA/SMK, diploma, hingga sarjana, termasuk kesempatan bagi penyandang disabilitas. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Magelang Susilowati mengatakan, Job Fair menjadi upaya pemerintah mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Sekaligus mempercepat proses rekrutmen melalui layanan ketenagakerjaan yang lebih mudah diakses.

Penyelenggaraan Job Fair juga diharapkan berkontribusi menekan angka pengangguran di Kota Magelang. 

Selama dua hari pelaksanaan, pemerintah menargetkan sekitar 2.000 pencari kerja memanfaatkan layanan tersebut. 

Selain bursa kerja, kegiatan ini juga menghadirkan talkshow dan workshop mengenai peluang kerja di luar negeri, kesiapan mental memasuki dunia kerja, serta bedah CV untuk meningkatkan kesiapan pelamar. 

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan Job Fair bukan sekadar mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat memperoleh pekerjaan yang lebih baik.

“Pelaksanaan Job Fair ini adalah bukti, PemkotMagelang ingin membuka lebih banyak peluang bagi warganya. Di sini mempertemukan harapan dengan kesempatan, agar semakin banyak masyarakat bisa bekerja dan hidup lebih sejahtera,” ujarnya.

IKUTI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Damar menambahkan, penciptaan lapangan kerja membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan.

Ia juga mengingatkan, dunia kerja tidak hanya membutuhkan keterampilan. Tetapi juga karakter seperti kejujuran, disiplin, kemauan belajar, dan kemampuan bekerja sama. 

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, yang hadir pada kegiatan ini, menilai Job Fair menjadi sarana yang efektif di tengah tantangan dunia kerja akibat perubahan ekonomi global, disrupsi teknologi, dan ketidaksesuaian antara kebutuhan industri dengan kompetensi tenaga kerja.

Afriansyah juga mendorong pencari kerja untuk melihat peluang karier di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dinilai memiliki prospek besar. 

Sementara itu, Samsul, salah satu pencari kerja yang datang ke Job Fair 2026 menilai proram ini menjadi kesempatan untuk memulai karier. 

Lulusan S1 Ilmu Komunikasi salah satu perguruan tinggi negeri itu, mengaku memanfaatkan bursa kerja tersebut untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya. Sekaligus menambah pengalaman mengikuti proses seleksi.

“Saya baru lulus, jadi ingin mencari peluang kerja dan pengalaman. Senang karena di sini bisa bertemu langsung dengan perusahaan dan melamar di beberapa tempat,” ujarnya. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less