Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Benarkah Warga Sekitar Akan Dilibatkan Proyek Tol Jogja-Bawen? Ini Jawaban PT Jasa Marga

Benarkah Warga Sekitar Akan Dilibatkan Proyek Tol Jogja-Bawen? Ini Jawaban PT Jasa Marga

  • calendar_month Rab, 8 Sep 2021

BNews—JOGJAKARTA— Proyek Jalan Tol Jogjakarta-Bawen di Kabupaten Semarang merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN). Lalu benarkah pembangunan jalan tol dengan panjang total 75,82 kilometer ini akan melibatkan warga lokasi proyek?

Humas PT Jasa Magra Jogja Bawen, Banu Subekti menjelaskan, harapan pelibatan warga di sekitar lokasi proyek dalam pembangunan Tol Jogja-bawen tetap ada. ”Hanya saja sampai saat ini kami belum mengetahui nanti siapa kontraktornya. Kalau sudah ditetapkan akan kami sampaikan itu,” jelasnya, baru-baru ini.

Sementara itu, Banu menyampaikan bila lahan yang sudah dibebaskan saat ini baru 8,6 hektare dari sekitar 47,6 hektare yang dibutuhkan. Adapun anggaran pembebasan lahan untuk ruas jalan tol Jogja-Bawen dianggarkan sekitar Rp7,5 Triliun.

”Untuk kegiatan konstruksi masih menunggu persetujuan rencana teknis akhir (RTA) dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Bina Marga KemenPUPR. Termasuk nanti rencana pembersihan lahan (land clearing) masih akan dibicarakan,” ujarnya.

Terpisah, Manajer Humas PT Jogjasolo Marga Makmur, Rachmad Jasiman menerangkan, pelibatan warga sekitar sebagai tenaga konstruksi memang direncanakan. Hanya saja, ia belum dapat merinci berapa jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk proyek tol Jogja-Solo untuk Seksi 1 tersebut.

”Untuk sementara, kami belum bisa memetakan jumlahnya secara detail. Tapi mudah-mudahan nantinya dapat menyerap tenaga kerja di koridor sekitar jalan Tol Solo-Jogja hingga YIA,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan jalan tol Jogja-Bawen akan dilakukan mulai akhir tahun ini. Saat ini persiapan menuju kegiatan konstruksi terus dilakukan pemerintah.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Saat ini persiapan menuju kegiatan konstruksi masih terus dilakukan. Pihaknya terus menyelesaikan kegiatan musyawarah bagi warga terdampak hingga proses pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK).

”Kami selesaikan tahapan pertahapan proses musyawarah warga dan pembayarannya sampai nanti pembebasan lahan terdampak selesai,” kata Banu, Jumat (3/9).

Sambil menunggu selesainya proses pembebasan lahan, lanjut Banu, saat ini dilakukan dua kegiatan lelang. Pertama seleksi untuk penyedia jasa konsultansi Pengendalian Mutu Independen (PMI) pekerjaan pembangunan jalan Tol Jogja Bawen. Kedua seleksi penyedia jasa konsultansi pekerjaan pengawasan teknik paket 1, Seksi 1 dan 2 jalan Tol Jogja Bawen.

”Nah, ketika proses ini berjalan, ya, tentu tidak jauh dengan kegiatan konstruksi. Saat ini masih September sehingga kami kerjar target kegiatan konstruksi pada akhir tahun. Kemungkinan dapat dilakukan,” terangnya. (ifa/han)

About The Author

  • Penulis: BNews 3

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less