Bentuk Cinta Dan Kepedulian, PT Sidoagung Farm Magelang Salurkan CSR Ke Desa

BNews–MAGELANG– Untuk kesekian kalinya, Perusahaan pakan ternak ,PT SIDOAGUNG FARM, Tempuran Magelang menyalurkan PROGRAM CSR (Corporate Social Responcibility) Perusahaanya yang langsung menyentuh ke masyarakat Sekitar. Dan kali ini PT. SIDOAGUNG FARM menunjukan kepedulian dan kecintaan mereka kepada masyarakat Desa Sido Agung Kecamatan Tempuran.

Direktur Operasional PT Sido Agung Farm, Asrof Nawawi , melalui Adi Pawoko selaku Personal and  General Affair PT.SIDOAGUNG FARM  mengatakan kali ini kita menyalurkan Program CSR berupa  penyemprotan disinfektan di 12 Dusun di Desa Sido Agung,Tempuran.

“Ini untuk kesekian kalinya CSR PT.SIDOAGUNG FARM  disalurkan Melalui Desa ini. Sebelumnya Program CSR perusahaan yang telah dilakukan berupa bantuan telur ayam konsumsi serta pemberian dan  pemberdayaan kolam lele di tiga dusun juga sudah kita laksanakan dibulan Agustus, sudah melalui Panen yang pertama dan hasil panen dibagikan ke masyarakat sekitar,” katanya, (9/1/2021).

Dia menyebutkan program CSR  Penyemprotan ini karena masih adanya Pandemi covid yg merajalela, pihaknya ingin menunjukan rasa kepedulian dan kecintaan dari perusahaan kepada lingkungan warga sekitar.

 “Jadi kemarin kita sudah berikan alat penyemprot dan kita juga berikan cairan disinfektan ,”paparnya.

Adi mengungkapkan bahwa program ini tidak akan berhenti untuk cuman satu kali saja. Namun, kata dia akan berlanjut beberapa kali kedepan.

“Jadi Program penyemprotan disinfektan ini nanti ini bertahap, ke 12 Dusun di Desa Sido Agung. Setelah selesai dusun yg ke 12 maka akan diulang lagi mulai dari dusun pertama dst.,rencana akan dilakukan 2 sampai 3 kali putaran penyemprotan,” ungkapnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Ia berharap dengan program ini, masyarakat Sido Agung bisa tercegah dari penularan wabah covid-19. “Saya juga terima kasih kepada  Kepala Desa Sido Agung dan Jajaran Linmas sebagai pelakaana yang telah mau bekerja sama melaksanakan program ini,” tandasnya.

Sementara Kepala Desa Sido Agung, Suparno menambahkan bahwa program CSR dari PT Sido Agung Farm ini sudah kesekian kalinya. “Sebelumnya pernah bagi-bagi telur dan pemberdayaan kolam lele bagi warga. Dan kali ini penyemprotan disinfektan yang singkron dengan program desa yang rutin melaksanakannya juga,” tambahnya.

Tentunya, lanjut Suparno mengucapkan terima kasih untuk kesekian kalinya atas program CSR perusahaan PT Sido Agung Farm. “Hal ini sigkron dengan program desa yang mungkin sangat menguras tenaga dan biaya. Dan tepat CSR kali ini masuk mendukung program desa,” tegasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa di Desa Sido Agung ini untuk covid-19 memang hampir tersembuh. Namun, katanya itu secara medis bukan wewenang pihak desa.

“Ya saya berharap dengan program ini bisa meminimalis risiko warga Sido Agung terpapar Covid-19,” harapnya.

Tidak hanya itu, Suparno juga berharap lagi bahwa program ini terus berlanjut karena menurut Undang-Undang setiap perusahaan pasti ada CSR.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Ya Di Desa ini ada sekitar 8 perusahaan atau pabrik besar. Dan CSR yang masuk ke Desa Sido Agung atau warganya baru satu ini. Saya harap perusahaan atau pabrik lain yang ada disini ikut tergerak menyalurkan CSR kepada masyarakat berupa program,” tutupnya.

Turut hadir Camat Tempuran, Yuvita Ismi Kadratin yang juga menyambut baik CSR dari PT Sido Agung Farm yang diwujudkan menjadi sebuah program yang menyentuh masyarakat.

“Ini memang tugas sebuah perusahaan yang dimana mereka berada untuk mengeluarkan CSR, dan itu wajib. Dan hal hal lain seperti soal masyarakat dan lingkungan, perusahaan itu juga wajib mengeluarkan CSR,” tegasnya.

Dan hal ini tidak hanya PT Sido Agung Farm saja, lanjutnya perusaha-perusahaan lain yang ada di Tempuran seyogyanya juga mengeluarkan CSRnya.. “Hal itu sebagai wujud kepedulian perusahaan di desa masing-masing dimana mereka berlokasi. Dan tentunya bisa membentu masyarakat terkait CSR tersebut,” paparnya.

Terkait perusahaan lain yang ada di wilayah Tempuran belum mengeluarkan CSR kepada masyakar sekitar, Yuvita menyampaikan baru sedang dikoordinasikan.

“Ya karena terlalu banyak perusahaan, jadi memang perlu disenggol diingatkan atau dijawil kembali lagi untuk masalah CSR,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: