Berawal dari Hobi, Suami Istri di Magelang Berbisnis Pot Lukis Unik nan Cantik

BNews—MAGELANG— Puluhan pot berwarna-warni tertata rapi di rak yang berada di dalam studio Cloky. Yang mana berlokasi di Sorobayan, Banyuurip, Tegalrejo, Magelang.

Beberapa pot, berisi tanaman hias dan sebagian lainnya berupa pot kosong dengan warna dan motif yang unik. Pot-pot tersebut terbuat dari tanah liat atau gerabah.

Pot-pot itu terlihat cantik dan unik dengan warna serta lukisan yang menghiasinya. Motif lukisannya mulai dari bentuk pohon kaktus, hewan, matahari, pelangi dan lain sebagainya.

Diketahui, pemilik Cloky Studio tersebut adalah pasangan muda yakni Antonius Gita Wardana dan Aprilia Herdianti.

April, sapaan akrab Aprilia Herdianti, mengisahkan perjalanannya bergelut dengan cat lukis dan pot. Pembuatan pot lukis dimulai tahun 2015 lalu.

”Dimulai tahun 2015, awalnya saya suka tanaman. Dulu saya budidaya tanaman kaktus dan hobi gambar juga. Terus coba lukis di pot, ternyata banyak yang suka,” kata dia, saat ditemui di Cloky Studio, Senin (30/8/2021).

”Pertama dari teman-teman itu banyak yang nanya, terus kita bikin banyak dan ya sampai sekarang,” sambungnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Dia menjelaskan, dalam sehari bisa memproduksi pot lukis sekitar 20 pot yang ukuran kecil. Untuk potnya sendiri berbahan tanah liat karena lebih cepat meresap catnya.

”Kira-kira untuk melukis pot ukuran kecil itu sekitar satu jam. Tergantung detailnya juga. Jadi ini motif semuanya hand made,” jelasnya.

Sementara itu, Antonius Gita Wardana atau sering disapa Anton mengatakan bahwa pembeli pot-pot beragam motif tersebut lebih banyak melalui online.

”Kebanyakan melalui market place. Kita tidak hanya menjual pot, tapi juga plant kit yang berisi pot, kaktus, media tanam, batu hias. Kemudian pain kit yang berisi pot dan 12 macam warna, jadi pembeli nanti bisa melukis sendiri,” katanya.

Dia menyebut bahwa dalam satu bulan, dirinya bisa menjual minimal 100 paket. Untuk pembeli sendiri, banyak yang berasal dari luar daerah.

”Untuk Magelang itu belum banyak peminatnya. Pembeli ada yang dari Jakarta, Bandung, luar pulau seperti Palembang, Kalimantan ada juga Sulawesi,” ujarnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: