Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Blonjo Warung Tonggo Magelang Diperluas, Sasar ASN Kecamatan hingga Guru dan Nakes

Blonjo Warung Tonggo Magelang Diperluas, Sasar ASN Kecamatan hingga Guru dan Nakes

  • calendar_month 17 menit yang lalu

BNews—MAGELANG— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang resmi meluncurkan Gerakan Blonjo Warung Tonggo pada Minggu (27/9/2026). Program yang menggandeng Bank Bapas 69 tersebut mendorong aparatur sipil negara (ASN) berbelanja di warung-warung sekitar tempat tinggal untuk menggerakkan ekonomi mikro berbasis lingkungan.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji secara resmi meluncurkan Gerakan Blonjo Warung Tonggo sekaligus mengundi tabungan Bank Bapas 69 di Lapangan Pancuranmas, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Peluncuran tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas gerakan agar semakin banyak ASN dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terlibat. Pemkab Magelang menargetkan program ini tidak berhenti pada transaksi digital, tetapi mampu memperkuat keberlangsungan warung tetangga sekaligus menghidupkan perekonomian dari lingkungan terdekat.

Blonjo Warung Tonggo Dorong Daya Beli Masyarakat

Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan, Gerakan Blonjo Warung Tonggo tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar angka transaksi. Program tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap keberlangsungan usaha warung serta meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah.

“Berdampak ikut serta dalam membangun masyarakat, membangun peningkatan daya beli. Skala prioritas keberpihakannya jelas kepada kelas menengah ke bawah,” kata Grengseng.

Menurutnya, program tersebut berangkat dari kepedulian terhadap keberlangsungan ekonomi mikro di lingkungan tempat tinggal ASN. Selama ini, ASN dinilai kerap berbelanja jauh dari rumah.

Melalui Gerakan Blonjo Warung Tonggo, kebiasaan tersebut diarahkan agar sebagian kebutuhan sehari-hari ASN dibelanjakan di warung-warung yang berada di sekitar tempat tinggal mereka.

“Ini gerakan keteladanan, bagaimana ASN di Kabupaten Magelang bisa meneladani masyarakat untuk saling berbelanja satu sama lain dalam lingkup yang dekat,” ujarnya.

Blonjo Warung Tonggo Catat 19.643 Transaksi

Gerakan Blonjo Warung Tonggo sebelumnya telah memasuki tahap soft launching pada Juli 2026. Hingga September 2026, program tersebut telah mencatat 19.643 transaksi dengan nilai mencapai Rp716.394.334.

Selain itu, sebanyak 1.406 akun STUPA ASN telah aktif sebagai pembeli. Sementara itu, warung yang terdaftar sebagai merchant aktif Mitra Gerakan Blonjo Warung Tonggo mencapai 744 warung yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Magelang.

Grengseng mengatakan, capaian tersebut masih akan terus berkembang. Namun, Pemkab Magelang tidak ingin Gerakan Blonjo Warung Tonggo hanya ramai dalam pemberitaan tanpa memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Kita ukur betul. Tiga bulan kemarin kita ukur kekurangannya seperti apa, pelayanan seperti apa, bagaimana kondisi UMKM-nya. Itu sudah diidentifikasikan,” katanya.

Menurutnya, evaluasi tersebut dilakukan untuk mengetahui berbagai kekurangan dalam pelaksanaan program, termasuk pelayanan dan kondisi UMKM yang terlibat.

Sasaran Program Diperluas ke ASN Kecamatan hingga Guru

Pemkab Magelang juga mulai membuka cakupan Gerakan Blonjo Warung Tonggo agar tidak hanya melibatkan ASN di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda).

Ke depan, gerakan tersebut diharapkan dapat menjangkau ASN di tingkat kecamatan, tenaga kesehatan, guru hingga perangkat desa. Perluasan sasaran tersebut diharapkan semakin memperluas perputaran ekonomi di warung-warung masyarakat.

“Setahap demi setahap. Kita tidak ingin program ini menjadi program yang hanya tinggi di pemberitaan tapi minim dampak,” tegas Grengseng.

Pemkab Magelang menempatkan keberlanjutan dan dampak program sebagai salah satu perhatian dalam pengembangan Gerakan Blonjo Warung Tonggo. Dengan semakin banyak ASN dan pelaku UMKM yang terlibat, transaksi diharapkan turut memberikan manfaat bagi ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar.

Bank Bapas 69 Dukung Transaksi Digital

Bank Bapas 69 menjadi mitra dalam Gerakan Blonjo Warung Tonggo melalui penyediaan aplikasi e-wallet STUPA dan InstaQRIS sebagai sarana transaksi.

Sistem transaksi digital tersebut diharapkan dapat memudahkan ASN berbelanja di warung mitra sekaligus membantu pemerintah memantau perkembangan pelaksanaan program.

Direktur Utama Bank Bapas 69 Rohmad Widodo mengatakan, pihaknya berkomitmen mendukung program pemerintah daerah yang berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, sebagai bank lokal milik Pemerintah Kabupaten Magelang, Bank Bapas 69 tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga memiliki peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Gerakan Blonjo Warung Tonggo menjadi salah satu bentuk sinergi antara Pemkab Magelang dan Bank Bapas 69 dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan mengarahkan belanja ASN ke warung-warung di sekitar tempat tinggal, perputaran uang diharapkan tetap berada di lingkungan masyarakat dan memberikan efek berantai bagi pelaku usaha mikro.

Program tersebut sekaligus menjadi upaya untuk memperkuat warung lokal, meningkatkan aktivitas UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis lingkungan di Kabupaten Magelang. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less