BREAKING NEWS: Pemkab Magelang Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Merapi

BNews–MAGELANG-– Status aktivitas merapi hingga pertengahan Bulan Februari 2021 ini masih berada di level II atau Siaga. Oleh karena itu Status Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi di Kabupaten Magelang kembali diperpanjang (15/2/2021).

Hal ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Yakni dengan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Magelang Nomor: 180/182/38/KEP/46/2021.

 “Untuk status tanggap darurat bencana Gunung Merapi diperpanjang mulai tanggal 15 Februari 2021,” tulis Bupati Magelang Zaenal Arifin, dalam SK yang ditandatangani pada 11 Februari 2021.

Untuk masa tanggap darurat kali ini berbeda dari sebelumnya. Yakni dituliskan untuk waktu atau tempo lama masa tanggap darurat sampai dengan terjadinya perubahan aktivitas merapi yang signifikan.

“Pemerintah Daerah dan masyarakat segera mengambil langkah-langkah siaga darurat bencana Gunung Merapi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tulisnya di point keputusan kedua.

Untuk point ketiga keputusan SK tersebut terkait biaya. Dimana semua dibebankan kepada pemerintah.

“Semua biaya yang timbul sebagai akibatnya ditetapkannya keputusan Bupati ini dibebankan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Magelang; anggaran pendapatan dan belanja daerah provinsi Jawa Tengah; anggaran pendapatan dan belanja negara dan sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat,” tulisnya.

Sementara itu BPPTKG memberikan Laporan Aktivitas Gunung Merapi terbarunya. Yakni periode tanggal 5-11 Februari 2021.

Dituliskannya, Analisis morfologi area puncak berdasarkan foto dari sektor barat daya tanggal 11 Februari terhadap tanggal 4 Februari 2021. Yakni menunjukkan adanya perubahan morfologi area puncak karena aktivitas guguran.

Pada tanggal 11 Februari 2021 volume kubah lava 2021 di tebing barat daya terukur sebesar 295.000 m3 dengan laju pertumbuhan sebesar 48.900 m3/hari.

Kubah lava yang berada di kawah belum dapat teramati pertumbuhannya karena terkendala cuaca.

Sementara Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu.  

Untuk Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS pada minggu ini tidak menunjukkan adanya perubahan yang signifikan. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: