Bunda Literasi Ajak Anak-Anak Kota Magelang Beretika di Media Sosial

BNews—MAGELANG— Bunda Literasi Kota Magelang, Niken Ichtiaty Nur Aziz, mengajak anak-anak di Kota Magelang untuk bijak dan beretika dalam komunikasi melalui media sosial. Ini penting untuk menghindari hal-hal yang melanggar hukum yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan Niken saat membuka kegiatan Sosialisasi Etika Literasi Digital dan Pelatihan Penulisan di Aula SMPN 2, Jalan Piere Tendean Kota Magelang, Rabu (3/11/2022).

“Setiap memposting sesuatu, baik kegiatan maupun tulisan, anak-anak harus memperhatikan etikanya. Hati-hati sekarang ada UU ITE, kalau kalian nyenggol seseorang bisa berakibat tidak baik. Tulisan kalian menunjukkan kepribadian,” tutur Niken.

Istri Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz itu meminta para peserta sosialisai untuk mengikuti kegiatan dengan baik dan menerapkannya.

Kepala SMPN 2 Kota Magelang Fatin Mahdalina memaparkan, Sosialisasi Etika Literasi Digital dan Pelatihan Penulisan merupakan program sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi anak. Dengan demikian diharapkan tingkat numerasi dan karakter anak meningkat pula.

Kegiatan berlangsung 2-3 Oktober 2022, diikuti oleh siswa kelas 8 dan 9, dengan narasumber Hari Wahyono seorang pakar bahasa dari Universitas Tidar (Untidar) Magelang.

“Melalui kegiatan ini anak-anak diberi pengetahuan tentang bagaimana beretika. Bertutur sapa lewat alat komunikasi sehari-hari, bisa WhatsApp (WA), Twitter dan sebagainya,” ujar Fatin.

IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Selain itu, juga diadakan pelatihan menulis artikel yang diikuti 48 siswa. Pada acara tersebut diselingi dengan peluncuran buku antologi cerpen hasil karya siswa dan guru SMPN 2 Kota Magelang. Fatin berujar, buku tersebut selanjutnya akan diberikan ke Perpustakaan Kota Magelang agar bisa dibaca oleh masyarakat.

“Harapan kami buku yang ditulis anak dan guru SMPN 2 ini bisa jadi sumbangsih, meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam menulis. Sekaligus mendukung program “1000 Buku” yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang,” ungkap Fatin. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!