Bupati Magelang Keluarkan Surat Instruksi, Termasuk Simulasi Pembukaan Tempat Wisata

BNews–MAGELANG– Wilayah Kabupaten Magelang saat ini masih menerapkan PPKM Level 3 (1/9/2021). Dan terkait sektor Pariwisata, Bupati Magelang telah mengeluarkan Surat Intruksi Bupati pada 31 Agustus 2021 lalu.

Dimana Surat tersebut berisi Instruksi Bupati Magelang Selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan

Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Magelang. Dimana memiliki Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (Ppkm) Level 3 Corona Virus Disease 2019 Di Kabupaten Magelang.

Dimana dalam surat tersebut disebutkan memperhatikan terkait wisata. Yakni Surat Gubernur Jawa Tengah Nomor 001.3/2183 Tanggal 29 Agustus 2021; Hal Petunjuk Teknis Penerapan Simulasi Pembukaan Destinasi Wisata.

Disebutkan pada bagian Kedua point huruf “l”, yakni pemberlakukan uji coba implementasi protokol kesehatan untuk kegiatan pada daya tarik wisata; dengan melaksanakan simulasi pembukaan kembali daya tarik wisata dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat; dan manajemen kunjungan yang terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi seperti e-ticketing, CCTV, sistem online atau cara lainnya sesuai kearifan lokal untuk mencegah terjadinya kerumunan;

Sementara pada bagian Ketujuh point huruf “g” yakni berbicara soal teknis. Dimana Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga agar membuat pengaturan teknis terkait dengan pemberlakukan uji coba implementasi protokol kesehatan; untuk kegiatan pada daya tarik wisata dengan melaksanakan simulasi pembukaan kembali daya tarik wisata.

Dimana sebelumnya diberitakan Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Slamet Ahmad Husein mengatakan pihaknya selalu mengacu regulasi dari pusat.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

”Kita kan selalu mengacu regulasi dari pusat. Inmendagri nya hari ini sudah terbit, bahwa kita (Kabupaten Magelang) masih di PPKM level 3, berarti belum bisa buka sepenuhnya. Nah terkait juknis dari provinsi, kita akan segera menindaklanjuti,” kata Kepala Disparpora Kabupaten Magelang, Slamet Ahmad Husein, saat ditemui di kantornya, Selasa (31/8/2021).

”Hanya saja disitu kan disebutkan bahwa harus ada rekomendasi dari kepala daerah, berarti ini harus ada surat permohonan simulasi dari daya tarik wisata (DTW) yang siap mau buka. SOP nya seperti itu,” sambungnya.

Dia menyebut, bila nanti dari pihak pengelola DTW sudah mengajukan permohonan simulasi, pihaknya akan memfasilitasi untuk bisa melaksanakan simulasi.

”Itu sudah disampaikan di juknis, minimal dua kali simulasi dengan kapasitas 25 persen. Nah kita akan siapkan, sesuai dengan juknis yang ada. Isi juknis tersebut, salah satunya yakni harus taat dengan Permenkes yang terbaru, dimana dalam peraturan itu salah satunya menyebutkan, baik pengelola maupun wisata itu harus sudah mendapatkan vaksin,” ujar Husein.

Lanjut Husein, pihaknya sudah menyiapkan SOP nya. Nantinya pengelola DTW yang sudah siap simulasi, bisa mengajukan ijin ke Satgas Covid-19 Kabupaten Magelang.

”Adanya Permenkes yang terbaru itu lah, kita harus melaksanakan simulasi untuk mengetahui kesiapan kita, untuk menyongsong (Kabupaten Magelang) sekiranya masuk ke PPKM Level 2. Karena disitu ada beberapa yang harus diadakan, disitu harus ada sarana prasarana kesehatan, masing-masing DTW harus ada Satgas Covid-19. Nanti setelah simulasi, harus menyampaikan laporannya. Ada beberapa item masukan dari yang mengikuti simulasi,” ujar dia.

Husein pun berharap, Kabupaten Magelang bisa turun dari Level 3 ke Level 2. ”Kita di level 3, doakan bisa masuk ke level 2 sehingga bisa lebih longgar,” harapnya.  (bsn)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!