Muhammadiyah Command Centre Magelang Aktif Sosialisasikan Penularan Covid-19

BNews– MUNGKID– Relawan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Kabupaten Magelang rutin berikan sosialisasi terkait antisipasi penularan wabah tersebut. Sasaran mereka seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Magelang.

Sosialisasi yang dilakukan dalam bentuk penyuluhan terkait beberapa hal seperti penularan covid-19 serta strategi pencegahannya. Mereka juga melakukan pembagian dan penempelan poster yang mencantumkan materi pembelajaran.

“Untuk materi sosialisasi dan poster semua terkait langkah – langkah untuk mencegah penularan covid-19. Dimana anggota MCCC datang langsung melakukan penyuluhan ke pusat – pusat kegiatan masyarakat seperti pasar yang hingga saat ini masih banyak didatangi oleh warga untuk beraktifitas,” ungkap Ketua MCCC Kabupaten Magelang Margono.

Ia mengaku, bahwa pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan pada fasilitas publik seperti tempat ibadah, pasar dan lokasi – lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpulnya masyarakat. “Kami selalu menggandeng personel TNI-Polri dan juga unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan kegiatan tersebut,” jelasnya.

Sementara salah satu anggota MCCC Sina Al Farysy, 30 menambahkan bahwa terakhir pihaknya melakukan penyuluhan di Desa Wates Kecamatan Dukun. “Saat itu kami menemukan adanya kerumunan warga. Setelah didekati ternyata ada kegiatan arisan, meskipun sudah ada himbauan untuk tidak melaksanakan acara-acara yang sifatnya mengumpulkan banyak orang,” tambahnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Saat itu Tim MCCC kemudian memberikan sosialisasi sekaligus edukasi kepada warga yang sedang melaksanakan arisan tersebut. “Kami berikan pemahaman pentingnya melakukan pembatasan interaksi secara disiplin (social distancing). Seperti halnya tindakan menjaga jarak antara satu dengan yang lainnya,” paparnya.

Penting juga untuk tidak membuat kerumunan manusia disaat wabah Covid-19 ini masih merebak. Dan juga materi terkait pola hidup sehat.

“Alhamdulillah setelah diberikan sosialisasi, warga yang sedang melaksanakan kegiatan arisan tersebut memiliki kesadaran untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing,” ungkapnya.

Dengan sosialisasi, maka diharapkan seluruh warga masyarakat akan memiliki bekal pemahaman dan pengetahuan yang cukup. Sehingga nantinya akan mampu menumbuhkan kesadaran terkait pentingnya melakukan antisipasi pencegahan terhadap penularan covid 19.

“Ketika kesadaran sudah muncul pada setiap individu maka harapannya kemudian akan muncul kesadaran kolektif, diantara warga masyarakat perlu saling mengingatkan untuk kepentingan terjaganya kesehatan di lingkungannya masing -masing,” harapnya.

Terakhir disampaikan juga, ketika ada pendatang dari luar daerah dimana di daerah asal sudah terjadi penularan covid-19, maka orang tersebut harus melakukan periksa ke puskesmas. “Atau bisa menghubungi petugas kesehatan terdekat agar segera diperiksa dan diketahui kondisi kesehatannya,” pungkasnya. (*/bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: