Bupati Magelang Siapkan Laporan Satu Tahun Kinerja, Fokus Transparansi dan Program Pro Rakyat
- calendar_month Ming, 1 Feb 2026

Bupati Magelang Grengseng Pamuji didampingi Wakil Bupati Magelang Sahid beserta seluruh jajaran OPD saat mengikuti forum koordinasi rencana aksi daerah dan sinergitas perangkat daerah
BNews-MAGELANG – Bupati Magelang Grengseng Pamuji menegaskan komitmennya membangun pemerintahan yang transparan dan kolaboratif melalui penyusunan laporan satu tahun kinerja Pemerintah Kabupaten Magelang.
Hal tersebut disampaikan dalam forum koordinasi rencana aksi daerah dan sinergitas perangkat daerah Kabupaten Magelang yang digelar di Hotel Crystal Lotus Yogyakarta, Jumat (30/1/2026).
Grengseng mengatakan, menjelang satu tahun masa pemerintahannya bersama Wakil Bupati Sahid, seluruh perangkat daerah diminta merumuskan capaian kinerja yang telah dilaksanakan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Menjelang satu tahun pemerintahan saya dan Pak Wakil, kami ingin ada laporan yang terbuka kepada masyarakat. Tidak harus seluruh kinerja OPD dibuka, namun program-program pokok yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Grengseng.
Ia mencontohkan sejumlah program prioritas, seperti layanan kesehatan gratis di rumah sakit daerah, bantuan seragam sekolah; hingga pelayanan dasar lainnya yang perlu disampaikan secara jelas kepada publik.
Laporan tersebut rencananya dipublikasikan bertepatan dengan satu tahun pelantikan sebagai bentuk akuntabilitas pemerintah daerah.
Grengseng menegaskan, pembangunan Kabupaten Magelang tidak bisa hanya mengandalkan bupati dan wakil bupati, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Magelang ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan pikiran saya dan Pak Wakil. Setiap OPD harus aktif menyusun rencana aksi yang realistis dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar setiap program pembangunan saling terintegrasi.
“Setiap tema pembangunan harus saling mendukung. Output-nya bukan hanya laporan administrasi, tetapi dampak sosial yang langsung dirasakan masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Magelang Sahid menyampaikan bahwa rencana aksi perangkat daerah menjadi bagian penting dari perjanjian kinerja sekaligus wujud komitmen aparatur dalam meningkatkan integritas, akuntabilitas, dan transparansi.
“Rencana aksi perangkat daerah harus disusun secara spesifik, disertai target capaian yang jelas serta dampak kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam periode lima tahun,” kata Sahid.
Ia menambahkan, Pemkab Magelang menempatkan pembangunan yang inovatif dan kolaboratif sebagai fokus utama melalui penguatan sinergi serta sinkronisasi antar perangkat daerah guna mewujudkan visi Magelang Anyar Gress.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto mengungkapkan sejumlah program prioritas Bupati dalam Sapta Cipta mulai direalisasikan sejak 2025 sebagai tahap awal sebelum pelaksanaan penuh di tahun berikutnya.
Adi menjelaskan, melalui program Sapta Cipta Pinter Ngaji Pinter Sekolah Bocahe, Pemkab Magelang telah menyalurkan bantuan seragam gratis bagi siswa baru SD dan SMP.
Untuk jenjang SD/sederajat, sebanyak 10.218 siswa menerima dua setel seragam OSIS dan Pramuka dengan total anggaran sekitar Rp3,4 miliar. Sedangkan jenjang SMP/sederajat, 8.828 siswa menerima bantuan serupa dengan anggaran sekitar Rp2,6 miliar. Program ini akan dilanjutkan pada APBD 2026.
Selain itu, lewat Sapta Cipta Sehat Wargane, Pemkab Magelang membebaskan biaya perawatan rumah sakit daerah kelas III. Sepanjang 2025, sebanyak 1.571 warga telah memanfaatkan program tersebut dengan total anggaran mencapai Rp6,7 miliar.
“Ini sudah dieksekusi, bukan sekadar konsep,” tegas Adi.
Program lainnya yang telah berjalan yakni angkutan pelajar aman dengan sembilan rute layanan yang dibiayai melalui APBD Perubahan 2025; di antaranya Muntilan–Sawangan–Telatar, Muntilan–Sorobayan–Candimulyo–Pogalan, serta Secang–Pucang–Pilihan–Candimulyo–Tegalrejo.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Pemkab Magelang juga merealisasikan beasiswa pemuda berprestasi berbasis desa jenjang sarjana. Dari kuota 600 penerima, sebanyak 513 pemuda telah menerima beasiswa pada 2025.
Melalui forum koordinasi tersebut, Pemkab Magelang berharap tercipta kesamaan visi dan langkah seluruh perangkat daerah; dalam membangun Magelang yang progresif, berdaya saing, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar