Campursari Meriahkan Perayaan Cap Go Meh Klenteng Hok An Kiong

    BNews – MUNTILAN – Perayaan Cap Go Meh di Klenteng Hok An Kiong Muntilan berlangsung sederhana. Meski demikian perpaduan kesenian Nusantara angklung dan lain sebagainya menggambarkan harmoni keberagaman.
     “Tahun ini kita gelar perayaan Cap Go Meh dengan sederhana,” kata Budiono Seksi Sembahyang Klenteng Hok An Kiong Muntilan.
     Cap Go Meh merupakan rangkaian terakhir Perayaan Tahun Baru Imlek. Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkian yang jika diartikan secara harafiah bermakna 15 hari atau malam setelah Tahun Baru Imlek. Apabila dipenggal per kata, kata ‘cap’ memiliki arti 10, sedangkan ‘go’ berarti 5, dan ‘meh’ artinya malam.
    Pada perayaan di Muntilan ini di isi oleh hiburan dari sore sampai malam. Tampil menghibur berupa kesenian angklung kreasi batupru dari kharisma nada karanglo, Beringin, Kecamatan Srumbung . Sedangkan untuk acara Sembayang akan dimulai pukul 20.00 malam.
Hiburan angklung kreasi baru ini menyuguhkan lagu lagu versi campursari dan dangdut. Hal ini baru sekali di adakan di sini karena tahun sebelumnya kesenian topeng ireng. Dengan membawa beberapa alat angklung dan kelengkapan lainnya serta 2 penyanyi perempuan mampu menghibur masyarakat sekitar yang datang rame rame menonton karena acara ini di buka secara umum.
     “Kita mengundang kesenian ini selain untuk menghibur juga di tekan rasa kebersamaan antar umat beragama di Magelang khususnya,” terang Budiono.
     Masyarakat umum berbaur dengan masyrakat tionghoa di halaman klenteng ini. Mereka mnikmati hiburan yang di sediakan untuk masyarakat umum ini bisa mempererat tali persaudaraan walau berbeda beda kenyakinan tetap rukun.
      “Harapan kami pada hari raya tahun ini semoga tahun ini lebih baik dari tahun tahun sebelumnya tentunya dalam semua hal,” harapnya. (Bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: