Dari 3 Jadi 12 Rute! Angkutan Pelajar Gratis Magelang Terus Diperluas hingga 2030
- calendar_month 40 menit yang lalu

ilustrasi Angkot atau angkutan Gratis_foto AI
BNews—MAGELANG— Layanan Angkutan Pelajar Aman (APA) di Kabupaten Magelang terus diperluas. Pada 2026, program transportasi gratis bagi pelajar tersebut telah mencakup 12 rute dengan 78 armada angkutan perdesaan.
Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan saat program APA mulai berjalan pada pertengahan 2025. Ketika itu, layanan baru mencakup tiga rute dengan 15 armada.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magelang, Arif Mutohar, mengatakan perluasan layanan dilakukan secara bertahap untuk menjangkau lebih banyak pelajar.
Terutama, kata dia, pelajar yang membutuhkan akses transportasi untuk berangkat maupun pulang dari sekolah.
Angkutan Perdesaan Jadi Armada Pelajar Gratis
Program APA memanfaatkan angkutan perdesaan yang sudah beroperasi di Kabupaten Magelang.
Armada tersebut digunakan untuk mengangkut siswa SMP secara gratis pada jam keberangkatan dan kepulangan sekolah.
“Di luar jam layanan, kendaraan kembali beroperasi sebagai angkutan umum sesuai trayek masing-masing,” kata Arif, Minggu (16/8/2026).
Menurut Arif, program tersebut menjadi salah satu upaya Pemkab Magelang menyediakan transportasi yang aman dan terjangkau bagi pelajar.
Di sisi lain, pemanfaatan angkutan perdesaan dalam program APA juga diharapkan dapat membantu mempertahankan keberadaan angkutan umum di tengah menurunnya minat masyarakat menggunakan transportasi tersebut.
Dari 3 Rute Menjadi 12 Rute
Program Angkutan Pelajar Aman mulai dijalankan pada pertengahan 2025 dengan tiga rute dan 15 armada.
Hingga akhir 2025, layanan kemudian diperluas menjadi sembilan rute dengan 59 armada. Pada tahun tersebut, anggaran yang dialokasikan untuk program APA mencapai sekitar Rp772 juta.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Memasuki 2026, cakupan layanan kembali bertambah menjadi 12 rute dengan 78 armada. Pemkab Magelang mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,4 miliar untuk operasional program tersebut.
Perluasan layanan APA tidak berhenti pada 2026. Pemerintah daerah telah menyiapkan target pengembangan program hingga 2030.
Pada 2027, layanan APA ditargetkan mencakup 17 rute dengan 103 armada, dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp3,8 miliar.
Kemudian pada 2028, cakupan ditargetkan meningkat menjadi 22 rute dengan 128 armada, dengan anggaran sekitar Rp5,2 miliar.
Pada 2029, layanan direncanakan mencapai 27 rute dengan 153 armada dan kebutuhan anggaran sekitar Rp6,8 miliar.
Sementara pada 2030, program APA ditargetkan melayani 29 rute dengan 178 armada, dengan kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp8 miliar.
“Artinya, dalam lima tahun sejak mulai dijalankan, kapasitas layanan APA dirancang meningkat lebih dari 10 kali lipat dibanding kondisi awal,” bebernya.
Pengemudi Dapat Insentif Rp135 Ribu per Hari
Dalam pelaksanaan program APA, setiap pengemudi yang menjalankan layanan tersebut memperoleh insentif sebesar Rp135 ribu per hari.
Layanan angkutan pelajar gratis tersebut beroperasi selama lima hari sekolah, yakni Senin hingga Jumat. Dalam satu bulan, layanan berjalan sekitar 24-26 hari.
Pada 2026, para pengemudi yang terlibat dalam program APA berada di bawah empat koperasi.
Keempat koperasi tersebut yakni Koperasi Mekar Abadi Sentosa, Koperasi Rukun Mulyo, Koperasi Karter, dan Koperasi Sekar Langit Raharja.
Dengan penambahan rute dan armada secara bertahap, Pemkab Magelang menargetkan semakin banyak pelajar dapat memperoleh akses transportasi sekolah yang aman, gratis, dan terjangkau hingga beberapa tahun mendatang. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar