Cerita Ujaran Kebencian Tertua Ada di Relief Borobudur

BNews–BOROBUDUR– Candi Borobudur disebut sebagai salah satu buku besar tentang pengetahuan dan gambaran kehidupan masa lalu dan masa depan tergambarkan. Salah satu cerita yang diangkat di relief bahkan sudah menggambarkan tentang ujaran kebencian yang saat ini ramai dimedia sosial.

BNews–BOROBUDUR– Candi Borobudur disebut sebagai salah satu buku besar tentang pengetahuan dan gambaran kehidupan masa lalu dan masa depan tergambarkan. Salah satu cerita yang diangkat di relief bahkan sudah menggambarkan tentang ujaran kebencian yang saat ini ramai dimedia sosial.

Budayawan Bambang Eko W menuturkan cerita tentang ujuaran kebencian tertua ada di Candi Borobudur. Cerita itu ada di relief paling bawah (kamadatu) tepatnya di cerita tentang relief Wirupa.

“Ini satu-satunya relief yang ada tulisannya di Candi Borobudur. Wirupa artinya muka buruk,” kata dia.

Bambang menyebut dalam relief itu digambarkan banyak orang bermuka buruk. Bermulut lebar.

“Direlief itu diceritakan tentany orang orang yang biasa mengungkapkan kebohongan dan keburukan,” kata dia.

Orang-orang itu kemudian digambarkan memiliki wajah buruk dan kehidupan yang buruk. (bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: