Polisi Ungkap Fakta Baru Video Viral Pasangan Bandar Batang, Awalnya untuk Koleksi Pribadi
- calendar_month Jum, 1 Mei 2026

Polisi Ungkap Fakta Baru Video Viral Pasangan Bandar Batang
BNews-JATENG- Polres Batang masih mendalami kasus video asusila pasangan muda asal Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang yang viral di media sosial.
Polisi menyebut video tersebut awalnya dibuat untuk koleksi pribadi. Namun, penyidik masih menelusuri dugaan adanya penyebaran hingga praktik jual beli konten melalui aplikasi perpesanan.
Sejumlah video yang menampilkan adegan dewasa pasangan berinisial TA (19) dan SE (26) itu direkam di beberapa lokasi berbeda yang diduga merupakan kamar sewa.
Selain beredar luas di media sosial, sebagian video disebut-sebut diperjualbelikan melalui platform berbayar.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batang telah memanggil kedua pihak untuk dimintai keterangan.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk telepon genggam dan pakaian yang digunakan dalam video tersebut.
Kasat Reskrim Polres Batang, Albertus Sudaryono mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Penanganan perkara ini masih dalam tahap pendalaman. Kami perlu memastikan apakah ada unsur pidana, khususnya terkait distribusi atau transmisi konten,” ujarnya saat ditemui wartawan, Jumat (24/4/2026).
Berdasarkan keterangan awal, video itu dibuat untuk konsumsi pribadi dan bukan untuk diperjualbelikan.
Meski demikian, polisi menegaskan akan terus menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam penyebaran video hingga viral di media sosial.
“Kalau itu dari keterangan bukan untuk diperjualbelikan awalnya, tapi untuk disimpan buat koleksi pribadi. Jadi kalau itu didistribusikan untuk ditransmisikan, kita harus bisa membuktikan. Makanya harus pendalaman dengan didukung unsur-unsur bukti,” ujarnya.
Saat ini, barang bukti yang telah diamankan akan diperiksa lebih lanjut di Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah guna mendukung proses penyidikan.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak ikut menyebarluaskan konten tersebut karena dapat melanggar hukum dan merugikan pihak terkait.
Sebelumnya, warga Kabupaten Batang dihebohkan dengan beredarnya video syur pasangan muda melalui sejumlah platform media sosial berbayar.
Video tersebut diketahui telah sampai ke pihak keluarga kedua belah pihak. Sebagai langkah penyelesaian, kedua keluarga sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Salah satu bentuk penyelesaian yang ditempuh adalah melangsungkan pernikahan pasangan tersebut pada Minggu (19/4/2026).
Hingga kini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk terkait penyebaran video berbayar di sejumlah platform media sosial dan motif pembuatan video oleh pasangan tersebut. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar