Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Dampak Negatif Menahan Kentut dan Cara Menguranginya

Dampak Negatif Menahan Kentut dan Cara Menguranginya

  • calendar_month Sen, 23 Okt 2023

BNews-KESEHATAN- Ketika di dalam sistem pencernaan terdapat kelebihan gas pada tubuh, salah satu tempat untuk membuang gas tersebut adalah melalui pantat.

Proses ini dikenal dengan istilah kentut. Pada dasarnya, kentut adalah proses alami yang terjadi pada setiap manusia. Bahkan, sebagian besar orang rata-rata mengeluarkan kentut sebanyak lima sampai 23 kali sehari.

Meskipun begitu, beberapa orang mungkin merasa malu atau tidak nyaman jika terlalu sering mengeluarkan gas. Hal ini mungkin disebabkan karena berada di tempat umum atau karena aroma gas yang tidak sedap.

Sebagai akibatnya, orang-orang ini akan menahan kentut, yang pada akhirnya, tanpa disadari dapat menjadi kebiasaan yang berdampak buruk pada kesehatan.

Lama waktu seseorang dapat menahan kentut tidaklah sama. Beberapa faktor yang memengaruhi hal ini termasuk; makanan dan minuman yang dikonsumsi, aktivitas hormon, dan kondisi medis.

Namun, menahan kentut akan membuat gas tertahan di dalam usus, kemudian menumpuk dan memberikan; tekanan pada dinding usus besar sampai Anda menemukan cara untuk mengeluarkannya.

Menahan kentut biasanya tidak memicu efek atau dampak kesehatan yang serius dan berbahaya. Namun; melepaskan kentut lebih disarankan daripada terus menahannya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Ketika tubuh menghasilkan gas dalam sistem pencernaan, salah satu cara keluarnya adalah melalui pantat dengan proses yang disebut kentut. Kentut adalah proses alami yang terjadi dalam tubuh setiap manusia, dan rata-rata seseorang akan kentut sebanyak lima hingga 23 kali sehari.

Namun, beberapa orang mungkin merasa malu atau tidak nyaman jika terlalu sering mengeluarkan gas, terutama jika berada di tempat umum atau jika gas tersebut memiliki aroma yang tidak sedap. Sebagai akibatnya, mereka menahan kentut, yang pada akhirnya dapat berdampak buruk pada kesehatan mereka.

Apa Dampaknya jika Terlalu Sering Menahan Kentut?

Lama seseorang mampu menahan kentut bervariasi. Beberapa faktor yang mempengaruhi hal ini antara lain makanan dan minuman yang dikonsumsi, aktivitas hormon, dan kondisi medis. Bagaimanapun juga, menahan kentut membuat gas terperangkap di dalam usus, sehingga menumpuk dan memberikan tekanan pada dinding usus besar, sampai akhirnya Anda menemukan cara untuk mengeluarkannya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Pada umumnya, menahan kentut tidak menyebabkan efek atau dampak kesehatan yang serius dan berbahaya. Namun, melepaskan kentut lebih baik daripada menahannya, karena:

  1. Menyebabkan Rasa Sakit

Dampak paling umum dari menahan kentut adalah peningkatan tekanan pada usus yang dapat menyebabkan rasa sakit. Rasa sakit ini bisa ringan sampai tajam dan menusuk.

  1. Terjadinya Kembung

Kembung terjadi ketika gas terperangkap di dalam usus, membuat perut terlihat buncit. Selain membuat Anda terlihat seperti memiliki berat badan berlebih, ini juga membuat Anda merasa tidak nyaman dalam berpakaian dan kurang percaya diri.

  1. Berubah Menjadi Sendawa

Terkadang, kentut sepertinya menghilang dengan sendirinya. Hal ini terjadi karena tubuh dapat menyerap kembali gas untuk sementara waktu. Jika gas tidak keluar melalui kentut yang membuat perut terasa kembung, maka gas akan keluar melalui sendawa atau dihembuskan saat napas.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
  1. Risiko Divertikulitis

Menahan kentut secara berulang kali dapat meningkatkan risiko terkena divertikulitis. Ini adalah kondisi peradangan atau pembengkakan kantong-kantong yang terbentuk di sepanjang saluran pencernaan, terutama di usus besar, yang dapat berkembang menjadi infeksi. Akibatnya, Anda mungkin merasa mual, muntah, sembelit, atau mengalami nyeri perut.

Tips untuk Mengurangi Kentut yang Berlebihan
Yang terbaik yang bisa Anda lakukan ketika merasa ingin buang angin adalah dengan mengeluarkannya. Meskipun kentut Anda mungkin terdengar keras atau berbau tidak sedap, itu adalah salah satu fungsi tubuh yang normal.

Anda tidak bisa menghilangkan kentut atau gas dalam tubuh, tetapi jika ingin mengurangi jumlah kentut yang dihasilkan tubuh, Anda dapat mencoba tips berikut:

  1. Menghindari Pemicu Kentut

Langkah pertama untuk mengurangi gas dalam tubuh adalah mencari tahu apa penyebabnya. Cobalah untuk menghindari makanan yang dapat menyebabkan gas selama beberapa minggu. Anda bisa mulai dengan menghilangkan bawang putih, apel, mangga, kembang kol, dan sebagian besar produk yang mengandung gluten.

  1. Hindari Kebiasaan Merokok dan Mengunyah Permen Karet

Kebiasaan membuka mulut berulang kali, seperti mengunyah permen karet dan merokok, dapat
menyebabkan udara masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan peningkatan gas. Semakin banyak gas masuk ke dalam tubuh, semakin sering pula Anda akan mengeluarkannya.

  1. Makan dalam Porsi Kecil

Makan dalam porsi besar dapat menyebabkan peningkatan jumlah gas yang dihasilkan secara bersamaan. Oleh karena itu, cobalah untuk memakan makanan dalam porsi kecil sepanjang hari guna mengurangi produksi gas dalam tubuh.

  1. Berjalan-jalan Setelah Makan

Olahraga dapat membantu mempercepat proses pencernaan dan menjaga agar proses ini tetap optimal. Berjalan setelah makan malam dapat membantu mengurangi gas dan kembung, sekaligus memberi kesempatan untuk mengeluarkannya secara diam-diam di luar ruangan.

Itulah beberapa dampak negatif menahan kentut dan cara-cara untuk mengurangi keluhan tersebut. Jika Anda mengalami masalah kesehatan akibat terlalu sering menahan kentut, tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit terdekat. (*/halodoc)

About The Author

  • Penulis: Pemela

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less