Deretan Menteri Jokowi yang Layak Dicopot Versi Pengamat
- calendar_month Rab, 1 Jul 2020

RESHUFFLE?: Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Maruf Amin bersama Menteri Kabinet Indonesia Maju. (Foto: internet)
BNews—NASIONAL— Rumor perombakan atau reshuffle di Kabinet Indonesia Maju mengemuka usai Presiden Joko Widodo dalam video meluapkan kekecewaannya terhadap para pembantunya. Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna 18 Juni 2020 terang-terangan menyebut kinerja para menterinya tidak sesuai harapan.
Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengancam bakal mengganti posisi Menteri juga tidak ada gebrakan dan perubahan yang lebih baik.
Menanggapi kekesalan Jokowi dalam siding kabinet itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin mengungkapkan bukan tidak mungkin presiden akan melakukan reshuffle. Berdasarkan hasil analisa, terdapat sejumlah menteri yang memang layah diganti.
Berikut daftar menteri yang layak diganti menurut pengamat politik:
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto
Menkes Terawan menjadi salah satu menteri yang menurut Ujang layak diganti. Terawan dinilai melakukan kesalahan karena tak menjalankan instruksi Jokowi soal belanja anggaran Kemenkes.
Bahkan, Jokowi menyebut bahwa belanja sektor kesehatan baru 1,53 persen dari pos anggaran Kemenkes Rp75 triliun.
Menteri Sosial Juliari Batubara
Mensos Juliari dianggap tak bisa mengendalikan pendistribusian bantuan sosial (bansos) presiden kepada masyarakat. Sehingga Juliari layak untuk diganti.
Dalam beberapa kesempatan, Jokowi diketahui memang menyoroti soal lambannya penyaluran bansos. Padahal Jokowi ingin agar bansos segera sampai ke masyarakat.
”Ternyata di lapangan banyak kendala dan problemnya memang masalah prosedur yang berbeli-belit. Padahal situasinya situasi tidak normal (ekstraordinary),” kata Jokowi dalam Rapat Taerbatas 19 Mei 2020 sebagaimana dikutip dari YouTube Sekretariat Kabinet.
Baca juga: Polri Gratiskan Pembuatan SIM 1 Juli, Begini Syaratnya
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah
Menaker Ida Fauziah dinilai tidak bisa mengendalikan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly
Menkumham Yasonna Laoly sebagai salah satu menteri yang layak diganti. Ujang menganggap, Yasonna terus menimbulkan kontroversi di masyarakat.
”(Yasonna) Sudah tahu sendiri banyak kontroversi. Tapi masih aman karena partai,” ungkap Ujang.
Menteri-menteri di Bidang Ekonomi
Selain empat menteri di atas, Ujang juga menganggap menteri-menteri di bidang ekonomi juga layak diganti. Tim menteri ekonomi di kabinet dinilai tak siap menghadapi krisis akibat pandemi ini.
Namun, ia tak menyebut spesifik nama menteri yang dinilai perlu diganti. ”Tim menteri ekonomi itu kan, tak siap dalam menghadapi Corona. Akhirnya kedodoran,” pungkasnya. (han)
About The Author
- Penulis: BNews 3





Saat ini belum ada komentar