Pengurus DPD Golkar Kabupaten Magelang Resmi Dikukuhkan, Target 7 Kursi di Pemilu 2029
- calendar_month Ming, 9 Agu 2026

Pengurus DPD II Partai Golkar Kabupaten Magelang masa bakti 2025-2030 resmi dikukuhkan, Minggu (9/8/2026). (foto: mta)
BNews–MAGELANG– Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Magelang masa bakti 2025-2030 resmi dikukuhkan, Minggu (9/8/2026). Langka ini menjadi momentum awal penguatan mesin politik partai menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Tengah, Mohammad Saleh mengungkapkan optimisme terhadap jajaran pengurus baru yang dinilainya memiliki komposisi ideal.
“Kami melihat ada kombinasi yang solid, ada kader muda, senior, dan figur yang sudah matang. Dengan pengukuhan ini, kami optimistis target minimal enam kursi atau bahkan tujuh kursi di DPRD Kabupaten Magelang dapat tercapai pada Pemilu 2029,” ujar Saleh yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng, usai acara pengukuhan, di Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Magelang.
Ia juga menambahkan bahwa target politik perlu diimbangi dengan kerja nyata di lapangan. Menurutnya, partai harus rutin melakukan konsolidasi hingga tingkat kecamatan, desa, dan mengintensifkan pelatihan kader.
Di samping strategi pemenangan pemilu, Saleh turut menekankan pentingnya menjaga integritas dan introspeksi diri bagi seluruh kader serta kepala daerah yang diusung Partai Golkar.
Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Magelang, Joko Anariyanto menegaskan kesiapan jajarannya untuk merealisasikan target perolehan kursi tersebut.
“Kami siap menindaklanjuti target dari DPD Golkar Jateng, Pengurus DPD Golkar Magelang akan memaksimalkan seluruh kekuatan, melakukan konsolidasi ke tingkat bawah, serta mempersiapkan penataan struktur,” tegas Joko.
Struktur kepengurusan DPD Golkar Kabupaten Magelang periode ini mengalami perombakan signifikan. Hampir 60 persen jajaran pengurus si Kabupaten Magelang diisi oleh wajah baru. Pembaharuan ini rencananya juga akan dilanjutkan hingga tingkat basis.
“Insyaallah untuk pengurus di tingkat kecamatan dan desa, 85 persen akan upgrade,” ujarnya.
Meskipun Musyawarah Daerah (Musda) telah diselenggarakan pada akhir tahun 2025, prosesi pengukuhan baru dapat direalisasikan saat ini. Hal tersebut dilakukan untuk menyelaraskan jadwal konsolidasi kepengurusan di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah secara berurutan. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar