Detik-detik Luncuran Awan Panas Merapi Hingga Sebabkan Hujan Abu

BNews—JOGJAKARTA— Aktivitas erupsi Gunung Merapi hingga saat ini didominasi lava pijar dan luncuran awan panas. Sejak Selasa hingga Rabu pagi (26-27/1) terpantau 12 kali luncuran awan panas mengarah ke barat daya.

Pada periode Selasa (26/1) pukul 18.00-24.00WIB, teramati sebelas kali luncuran awan panas. Awan panas ke-12 sendiri teramati Rabu pagi ini pukul 06.53WIB. Luncuran awan panas sepanjang waktu tersebut memiliki jarak luncur yang lebih dari seribu meter atau satu kilometer.

Berikut rincian awan panas guguran yang terjadi sepanjang periode tersebut. Berdasarkan data dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG):

  1. Selasa (26/1) pukul 18:26WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 45 milimeter dan durasi 135 detik. Tinggi kolom 300 meter, jarak luncur 1.300 meter ke arah barat daya, yakni hulu Kali Krasak dan Boyong.
  2. Selasa (26/1) pukul 19:03WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 milimeter dan durasi 160 detik. Tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, mendung, hujan, estimasi jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya, yakni hulu Kali Krasak dan Boyong.
  3. Selasa (26/1) pukul 19:46WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 41 milimeter dan durasi 131 detik. Tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, mendung, hujan, estimasi jarak luncur 1.200 meter ke arah barat daya, yakni hulu Kali Krasak dan Boyong.
  4. Selasa (26/1) pukul 20:17WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 41 milimeter dan durasi 141 detik. Tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, mendung, hujan, estimasi jarak luncur 1.300 meter ke arah barat daya, yakni hulu Kali Krasak dan Boyong.
  5. Selasa (26/1) pukul 20:38WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 41 milimeter dan durasi 159 detik,. Tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, mendung, hujan, estimasi jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya, yakni hulu Kali Krasak dan Boyong.
  6. Selasa (26/1) pukul 21:38 WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 35 milimeter dan durasi 137 detik. Tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, mendung, hujan, estimasi jarak luncur 1.200 meter ke arah barat daya: hulu Kali Krasak dan Boyong.
  7. Selasa (26/1) pukul 21:40 WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 35 milimeter dan durasi 128 detik. Tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, mendung, hujan, estimasi jarak luncur 1.200 meter ke arah barat daya, yakni hulu Kali Krasak dan Boyong.
  8. Selasa (26/1) pukul 21:45 WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 36 milimeter dan durasi 142 detik. Tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, mendung, hujan, estimasi jarak luncur 1.300 meter ke arah barat daya: hulu Kali Krasak dan Boyong.
  9. Selasa (26/1) pukul 21:48WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 milimeter dan durasi 108 detik. Tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, mendung, hujan, estimasi jarak luncur seribu meter ke arah barat daya, yakni hulu Kali Krasak dan Boyong.
  10. Selasa (26/1) pukul 23:14WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 milimeter dan durasi 155 detik. Tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, mendung, hujan, estimasi jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya, yakni hulu Kali Krasak dan Boyong.
  11. Selasa (26/1) pukul 23:29WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 milimeter dan durasi 158 detik. Tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, mendung, hujan, estimasi jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya, yakni hulu Kali Krasak dan Boyong.
  12. Rabu (27/1) pukul 06:53WIB, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 39 milimeter dan durasi 125 detik. Tinggi kolom tersapu angin ke lereng arah Timur, estimasi Jarak luncur 1.200 meter ke arah barat daya, yakni hulu Kali Krasak dan Boyong.

”Berdasarkan keterangan dari relawan dan masyarakat, tadi malam sempat terjadi hujan abu intensitas tipis di Dukuh Rogobelah, Desa Suroteleng, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Sedang pagi ini dilaporkan hujan abu intensitas tipis di beberapa dukuh di Kecamatan Tamansari dan Musuk,” jelas Kepala BPPTKG, Hanik Humaida. (han)

DPD PKS Magelang Ramadhan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: