DETIK Detik Petugas Dikejar Pasien Jiwa dengan Pisau di Muntilan

BNews—MUNTILAN— Kisah heroik mewarnai proses penjemputan pasien jiwa di Desa Ngawen Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang, kemarin siang (17/10). Pasien mengamuk dan mengejar semua orang yang akan mengevakuasinya ke RSJ Dr Soerojo Kota Magelang.

Bahkan, dalam proses evakuasi pasien jiwa bernama So, 50 tahun ini membuat seorang Perangkat Desa Ngawen harus mengalami luka tebas dibagian kepala. Korban bernama Rohmat Basuki harus menerima Sembilan jahitan akibat pukulan pisau pasien.

Advertisements


Romhat menceritakan kejadian yang dimulai pukul 10.00 siang, kemarin. Dimana, dia diminta bantuan untuk membujuk So, agar mau dirawat di RSJ Soerojo. “Saya beralasan mengajaknya membeli rokok dan makan enak,” kata dia.


Pasien pun mau. Dia sepakat untuk diajak pergi. Namun, begitu sampai di depan rumah, pasien tersebut melihat mobil ambulance RSJ Dr Soerojo. Seketika dia mengamuk.

“Pasien langsung masuk ke rumah dan mengambil pisau. Semua orang dikejar,” katanya.

Dia melihat semua orang dari petugas gabungan RSJ Dr Soerojo, Puskesmas Muntilan, Dinkes Kabupaten magelang berlarian ketakutan. Sang pasien masih terus mengejar dan membawa pisau.

Saat itu, pasien mengejar rekannya Sekdes Ngawen, Agus. “Saya lihat dia ngejar pak Agus. Saya kejar dan rencananya mau menenangkan dia,” kenangnya.

Namun, bukannya tenang, pasien malah balik mengejarnya. Dia pun lari. Naas, dia tersandung bongkahan kayu. Mengetahui dia jatuh, pasien menebaskan pisaunya dan mengenai kepalanya.

“Pasien menikam kepala saya sebelah kanan atas satu kali dan terus melarikan diri sampai dengan Dusun Gejayan,” kata dia.

Dia kemudian dibawa ke RSU Muntilan untuk mendpatkan perawatan. Sementara sang pasien bersembunyi di rumah warga di Dusun Gejayan hingga akhirnya bisa diamankan oleh puluhan warga. Sang pasien pun akhirnya dibawa ke RSJ Soerojo. (bsn/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: