Diunggah Ganjar, Video Polisi Plontos Pungut Bendera Merah Putih Tuai Pujian

BNews—JATENG— Seorang polisi baru-baru ini menyita perhatian publik usai terekam terjun ke selokan untuk mengambil bendera merah putih. Aksi sang polisi tersebut menarik perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dalam Instagram pribadi @ganjar_pranowo, Ganjar membagikan video sang polisi, Sabtu (4/7). Dalam video berdurasi pendek itu, terlihat seseorang berseragam polisi dengan kepala plontos sambil menelepon turun untuk memungut bendera merah putih yang berada di dalam selokan berisi air.

”Bro, jangan nyebur. Mau ngapain sih?” tanya si perekam dalam video tersebut.

Tak berselang lama, polisi itu turun menyisir selokan. Ia kemudian memungut bendera merah putih terbuat dari plastik berukuran kecil yang diduga dibuang oknum tak bertanggung jawab ke selokan.

Setelah berhasil meraih satu bendera, pria gundul itu berjalan beberapa langkah dan kembali menemukan dan memungkut sang bendera yang terbuang.

Perekam video kembali bertanya, ”Kenapa benderanya diambil?” katanya.

Polisi berkepala plontos itu menjawab spontan. ”Ini kebanggaan kita, Mas” jawabnya.

Mendengar jawaban tersebut, perekam video pun seketika memberikan pujian.

”Bagus, keren. Mantap-mantap. Ini contoh Polri yang baik,” bangganya.

Aksi polisi yang memungut bendera di selokan pun mengundang atensi Ganjar Pranowo. Ganjar meminta tanggapan publik atas kejadian itu.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik di sini)

”Apa komentarmu pada polisi botak ini?” tulis Ganjar. Hingga berita ini ditulis, video singkat itu telah ditonton lebih dari 800 ribu tayangan dan 8 ribu komentar.

Unggahan Ganjar itu sontak banjir pujian. Salah satu yang memberikan komentar adalah Pak Babhin alias Bripka Herman Hadi Basuki. Melalui akun @herman_hadi_basuki, polsii Purworejo itu memberikan apresiasi atas sikap sang polisi berkepala botak itu.

”Panutanku,” komentar Bripka Herman.

Tidak hanya itu, tokoh bangsa seperti KH Mustofa Bisri atau Gus Mus juga terkesan dengan rasa nasionalisme yang ditunjukkan polisi terserbut.

”Menghormati Bendera Merah Putih, berarti mensyukuri Kemerdekaan kita. (Au kamä qãla Allahu yarham asy’Syeikh Hamilul-Quran KH Umar Mangkuyudan, Solo),” balas Gus Mus melalui akun @s.kakung.

Sementara itu, warganet lainnya juga memberikan pujian kepada sang polisi tersebut.

”Nasionalisme patut ditiru,” kata putri.zhefa.

”Biar botak hatinya baik,” sambung khabibsahara diakhiri dengan emotion tersenyum. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: