Dugaan Motif Kasus Penemuan Jenazah Ibu dan Anak di Sungai Wilayah Magelang
- calendar_month Sen, 11 Mar 2024

Sejumlah warga berkerumun di dekat lokasi penemuan mayat ibu dan anak, di Kali Biru, Desa Banyubiru, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang pada Minggu (10/3/2024). (foto: istimewa)
BNews-MAGELANG– Dugaan motif ibu dan anak ditemukan tak bernyawa di Kali Biru, Desa Banyubiru, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang pada Minggu (10/3/2024) pagi WIB.
Kapolresta Magelang Kombes Mustofa mengatakan, mendasari keterangan saksi, korban memiliki persoalan dengan suami sirinya. Keterangan dari warga, sejak beberapa hari terakhir korban terlihat depresi.
“Kemudian beberapa keterangan warga, sejak beberapa hari ini memang korban dalam pantauan karena kelihatan depresi,” kata Mustofa.
Menurut Mustofa, tadi malam pada saat hujan ada beberapa warga yang sempat berpapasan dengan korban dan menanyakan akan bepergian ke mana. Namun demikian, korban tidak menjawabnya.
“Kemudian pagi harinya ditemukan si ibu dan anaknya ini meninggal dunia. Dari pemeriksaan sementara, memang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun sementara saya mencoba mendalami dari beberapa saksi ataupun suami siri si almarhum. Sementara saya dalami itu,” ujarnya.
“Dugaan sementara bunuh diri. Dugaan sementara, ya bisa dibilang menceburkan diri ke sungai sambil membawa anaknya. Jadi, si korban menikah siri, mungkin faktornya bisa dibilang ekonomi,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, penemuan kedua jenazah tersebut pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 wib.
SIMAK UPDATE BERITA BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI GRATIS)
”Tadi (10/3) sekitar pukul 06.00 WIB, kami dapat informasi dari masyarakat bahwa telah ditemukan dua mayat, identitas yakni berinisial D berumur 20 tahun dan M berusia 10 bulan. Ditemukan di Kali Biru,” kata Kapolsek Dukun, AKP Aris Mulyono kepada awak media, Minggu (10/3/2024).
”Ditemukan di sungai, (posisi ibu dan anak) ditemukan terpisah. Ditemukan pertama ibunya, kurang lebih 15 meter-lah (posisi) anaknya,” sambung dia.
Usai menerima laporan, lanjut Aris, pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian dan melakukan evakuasi.
”Kami melakukan evakuasi dan dibawa ke RSUD Muntilan. Kami mengambil langkah-langkah dengan tim inafis Polresta Magelang, melaksanakan visum luar dan mengamati. Kami didampingi pihak kelurahan, ada pak kades,” ujarnya.
”Bedasarkan keterangan dari dokter dan tim inafis, bahwa tidak ditemukan ada unsur kekerasan,” imbuhnya.
Aris menyebut, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuan dua mayat itu. Termasuk olah TKP dan meminta keterangan dari para saksi. Ada informasi bahwa pada Sabtu (9/3/2024) sekira pukul 20.00 WIB, korban meninggalkan rumah.
”Sekitar pukul 20.00 WIB, yang bersangkutan meninggalkan rumah. Kemudian sekitar pukul 23.00 WIB, warga sekitar mencari (korban) dan tadi pagi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” imbuhnya.
Tambah Aris, pihak keluarga menganggap ini merupakan musibah. ”Pihak keluarga menyampaikan menerima, ini musibah dan tidak akan dilaksanakan autopsi. Tapi kami dari Polsek Dukun maupun dari inafis tetap akan olah TKP dan meminta keterangan para saksi yang ada di lokasi maupun keluarga,” pungkasnya. (mta/bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar