Duh…Oknum PNS di Magelang Ditangkap Gara Gara Maling Rokok

BNews–MUNGKID– Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Magelang nekat mencuri beberapa slop rokok di sebuah warung di Pasar Sraten Desa Donorojo Kecamatan Mertoyudan 18 Mei 2020 lalu. Akibatnya pedagang menelan kerugian Rp 700 ribu.

Kapolsek Mertoyudan AKP Panca Widarsa membenarkan kejadian pencurian terjadi Seni lalu 18 Mei 2020. “Pelaku diketahui beinisial BS, 46 warga Mertoyudan. Ia dipergoki langsung oleh pemilik warung saat melakukan aksinya sekitar pukul 18.30 wib,” katanya kemarin (23/5/2020).

“Pelaku dengan pemilik warung ini sebenarnya saling kenal dan bahkan berteman. Namun proses hukum tetap berlanjut di Polsek Mertoyudan,” imbuhnya.

Kapolsek menjelaskan untuk kronologi pencuriannya, berawal sekitar pukul 18.30 wib korban datang ke warung kelontong miliknya untuk mengambil celana pendeknya yang tertinggal. Pada saat sampai kios mendengar suara berisik didalam warungnya, korban melihat pintu rolling kios terbuka sebagian.

“Saat itu korban bersembunyi mengamati warungnya, beberapa saat kemudian ada bungkusan tas plastik warna putih bergaris hitam yang dilemparkan dari dalam kios jatuh didepan warung. Kemudian disusul seorang laki laki keluar dari dalam warung, lalu spontanitas korban memegang kerah jaket laki laki tersebut,” paparnya.

Ternyata korban sudah mengenal laki laki yang keluar dari warungnya tersebut. “Saat itu korban sempat bertanya kepad pelaku mengambil apa, namun pelaku belum mengaku,” ujarnya.

Kemudian korban memanggil pihak keamanan pasar dan beberapa warga berdatangan. “Korban saat itu menunjukan barang bukti berupa beberapa slop rokok kepada pelaku dan pihak keamanan pasar. Dan akhirnya pelaku mengakui perbuatannya,” ungkapnya.

Loading...

Selanjutnya kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Mertoyudan untuk ditangani. “Saat dilaporkan, korban juga membawa barang bukti yang ada di dalam plastik tersebut. Didalamnya terdapat 1 slop rokok gudang garam, 1 slop rokok Djarum MLD, 10 bungkus rokok berbagai merk,  dan 1 slop rokok Crystal,” sebutnya.

“Kasus ini masih dalam penganan petugas dan masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut kepada pelaku,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: