Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Edukasi Pilah Sampah Bagi Yayasan Disabilitas

Edukasi Pilah Sampah Bagi Yayasan Disabilitas

  • calendar_month 10 jam yang lalu

BNews—MAGELANG— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang terus memperluas edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah secara inklusif.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan pemilahan sampah bagi komunitas disabilitas di Yayasan Nisrina Putri Bunda, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PSPK) DLH Kabupaten Magelang, Uswatun Wulandari, bersama 13 Penyuluh Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Magelang.

Hadir pula pengurus Yayasan Nisrina Putri Bunda serta seluruh anak binaan yayasan.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah. Materi disampaikan menggunakan metode sederhana agar mudah dipahami para peserta.

Tak hanya diberikan secara teori, edukasi tersebut dilanjutkan dengan praktik langsung. Para anak binaan diajak mengenali sekaligus memilah sampah berdasarkan jenisnya.

Melalui praktik tersebut, peserta diperkenalkan pada kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari memilah sampah sejak dari sumbernya hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

DLH Magelang Dorong Pengelolaan Sampah Inklusif

Uswatun Wulandari mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya DLH Kabupaten Magelang membangun kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah tanpa terkecuali.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak binaan dan pengurus yayasan. Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama, sehingga edukasi lingkungan juga harus dapat diakses dan dilakukan secara inklusif. Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi menjadi kebiasaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Menurutnya, pendekatan langsung melalui praktik diharapkan dapat membantu peserta memahami pentingnya pemilahan sampah sekaligus membangun kebiasaan positif dalam menjaga lingkungan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Nisrina Putri Bunda, Dewi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DLH Kabupaten Magelang atas perhatian serta edukasi yang diberikan kepada anak-anak binaan.

“Kami sangat berterima kasih dan menyambut baik kegiatan ini. Anak-anak mendapatkan pengalaman baru melalui praktik langsung pemilahan sampah. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat bagi anak-anak maupun lingkungan di sekitar yayasan,” ujarnya.

Edukasi Pengelolaan Sampah Digelar Rutin

Setelah rangkaian sosialisasi dan praktik selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah antara jajaran DLH Kabupaten Magelang, pengurus yayasan, dan anak-anak binaan.

Suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan komunitas disabilitas.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Sebagai tindak lanjut, edukasi dan pelatihan pengelolaan sampah di Yayasan Nisrina Putri Bunda direncanakan dilaksanakan secara rutin satu bulan sekali.

Kegiatan berkala tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran berkelanjutan sekaligus membangun kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Melalui kegiatan ini, DLH Kabupaten Magelang menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan gerakan bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk komunitas disabilitas.

Dengan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dan pendekatan inklusif, diharapkan semakin banyak masyarakat memiliki kepedulian, keterampilan, dan kemandirian dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. (al)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less