EKSKLUSIF…Kesaksian Kasir Alfamart : Pura-pura Beli Minum, Lalu Tembakkan Pistol

BNews—MAGELANG UTARA—Korban perampokan Alfamart Kebonpolo, Magelang Utara, Kota Magelang mengaku sempat ditodong pistol oleh pelaku. Bahkan usai menguras uang dalam brankas, kedua karyawan minimarket tersebut juga disekap di dalam Gudang.

Kedua korban diketahui bernama M Azis dan Apri Rahma Tanto. Saat perampokan terjadi, Azis berada di kasir. Sedang Apri tengah menghitung uang sales.

Saat ditemui Borobudur News, sore ini, Azis dan Apri nampak beraktifitas seperti biasa. Pihak manajemen juga terlihat tidak memberi dispensasi libur kendati keduanya mengaku masih trauma.

Azis menceritakan, kronologi bermula ketika dirinya berada di depan kasir. Sekitar pukul 03.30 WIB, dua orang masuk dan menuju ke belakang mengambil sebuah teh botol dari lemari pendingan. Keduanya lantas menuju kasir.

”Saya kira pelaku mengambil uang di dompet saku celana belakang. Ternyata malah mengeluarkan pistol dan langsung menembak ’door’,” tiru Azis.

Tembakan itu diarahkan bawah dan mengenai kardus. Pelurunya tembus hingga masuk ke kardus. Kini kardus tersebut menjadi barang bukti polisi. Setelah menembak, pelaku satunya masuk ke kasir dan mengambil sedikitnya Rp 400 ribu dari laci.

”Sambil ditodong pistol, saya dipaksa mengantarkan ke ruang brankas,” aku Azis.

Loading...

Untuk menuju ruang brankas hanya terdapat satu pintu utama. Pintu tersebut menghubungkan gudang logistik dan kamar mandi. Brankas baja berlapis keramik putih berukuran kurang lebih 100 x 60 sentimeter itu letaknya di pojok. Di bawah anak tangga.

Di dalam ruang brankas ternyata Apri tengah menghitung uang puluhan juta. Aktifitas itu dilakukan usai dirinya melakukan pengecekan seperti menata dan merapikan rak.

Ia selalu menghitung uang sales sekitar pukul 03.30 WIB. Sejatinya uang itu merupakan uang hasil pendapatan dalam sehari tanggal 5 Agustus yang akan disetor di tanggal 6 Agustus 2019.

”Kok pintunya kebetulan tidak saya tutup. Padahal biasanya saat menghitung uang selalu saya tutup. Pelaku langsung masuk,” sesal Apri.

BEKAS TEMBAKAN : Bekas tembakan pistol didekat brankas penyimpanan uang. (Foto : boorobudurnews)

Mengetahui ada orang asing masuk, Apri buru-buru memasukkan uang yang belum selesai dihitung. Dengan tergesa-gesa ia memasukkan uang Rp 38 juta ke dalam brankas baja. Kunci brankas spontan ia kantongi ke saku celana.

”Tak bedhil endasmu,” ucap Apri menirukan gertakan pelaku yang membawa pistol. Hanya berselang beberapa detik, pelaku menembakkan peluru ke bawah dan mengenai tembok putih. Tembok tersebut terlihat menyisakan lubang bekas peluru.

Diungkapkan Apri, perampokan berlangsung kurang lebih sepuluh menit. Usai menguras uang dalam brankas, pelaku menyekap kedua karyawan dengan cara mengunci pintu dari luar. (bersambung)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: