Emas Modal Nikah Sang Ibu Dicuri Anak Kandungnya, Pelaku Dilaporkan Ke Polisi

BNews–NASIONAL– Seorang ibu terpaksa melaporkan anak kandungnya sendiri ke pihak Polresta Palembang. Pasalnya sang anak dilaporkan telah mencuri emas simpanan sang ibu yang hendaknya akan dijadikan modal menikahnya kembali.

Anak tersebut diketahui berinisial MA, 23, sedangkan sang Ibu adalah Mareta Anggeraini, 55. Sedangkan emas yang dicuri diketahui senilau Rp 115 juta.

Dihadapan petugas SPKT Polrestabes Palembang, Mareta mengaku emas yang dicuri itu berupa 9 keping logam mulia, kalung, liontin, cincin; dan sejumlah perhiasan emas lain dengan total senilai Rp 115 juta.

“Saya sudah kesal sekali dengan ulahnya (pelaku),” katanya, Rabu (25/11).

Warga Jalan Sultan Agung, Kelurahhan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, ini mengatakan pencurian yang dilakukan oleh putra keduanya itu diketahui setelah dirinya mengecek emas simpanan tersebut.

Namun, dirinya kaget saat mengetahui barang-barang tersebut sudah tidak ada. Setelah semua anggota keluarga dikumpulkan akhirnya diketahui jika yang mengambil perhiasan emas itu adalah pelaku.

“Awalnya dia tidak mau mengaku, tapi setelah dibujuk saudaranya akhrinya mengaku memang benar dia yang mencurinya pada Minggu (26/11) sekitar pukul 00.30 WIB,” katanya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, kata Mareta, emas yang dicurinya itu dipergunakan untuk membiayai kebutuhan pacarnya untuk membeli baju, sepatu, dan membuka rekening bank.

“Bahkan uang hasil penjualan perhiasan emas itu mau digunakannya untuk modal menikahi pacarnya itu,” katanya.

Padahal, sejumlah logam mulia dan perhiasan emas itu sengaja disimpan oleh Mareta untuk kebutuhan anaknya nanti dalam mencari pekerjaan setelah selesai kuliah.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene, membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pencurian dari korban. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Segera mungkin kita akan menindaklanjuti laporan tersebut,” katanya. (*/islh)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: