Embung Dukun Magelang, Dibangun Di Bekas Tambang Merapi yang Terbengkalai

BNews–MAGELANG– Kemegahan Embung Dukun di lereng merapi Magelang ini ternyata dibangun diatas bekas lahan tambang material yang terbengkalai. Meskipun sudah diresmikan secara simbolis oleh Presiden Jokowi, namun serah terima ke Desa belum dilakukan.

Lokasi embung dukun ini berada di sisi utara Dusun Duren Desa Dukun Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang. Masih berada di kawasan rawan bencana (KRB) II Merapi, yang mampu mengaliri area persawahan di 6 dusun dibawahnya.

Kepala Desa Tanto Heryanto, melalui Kaur Kesra Yantiyo membenarkan bawah lokasi embung tersebut bekas tambang material merapi yang terbengkalai dulu. Dan benar juga sudah diresmikan Presiden Jokowi dengan penandatanganan prasasti saat di Temanggung kemarin.

“Namun sampai sekarang  prasasti yang ditandatangi Pak Jokowi belum sampai ke kami. Jadi belum dipasang,”  katanya kepada awak media (22/12/2021).

Area Embung Dukun luasnya 9.740 meter persegi dengan luas genangan 5.788 meter persegi. Sementara volume tampungan airnya sebanyak 16.395 meter kubik dan kedalaman muka air normalnya 3,2 meter.

Embung ini dibangun untuk difungsikan sebagai irigasi. Sasarannya sawah seluas 21,4 ha. Selain itu juga diproyeksikan untuk pariwisata.

Oleh karena masih baru, embung ini belum memiliki banyak fasilitas. Hanya ada beberapa karung di sejumlah titik yang difungsikan sebagai tempat sampah.

Sementara toilet masih belum ada, mamun ke depan, berbagai pengembangan akan dilakukan. Mulai dari pembuatan taman, lahan parkir, toilet, rumah jaga, hingga jogging track.

“Pengunjung belum kami kelola karena kami sadar fasilitas juga belum ada. Toh untuk pengelolaanya juga kedepan akan dilakukan oleh BUMDES, masih menunggu serah terima,” imbuhnya.

Yantiyo berharap dengan adanya embung ini tidak ada masalah kekurangan air saat musim kemarau. “Biasanya ada yang kekeringan. Nggak terlalu, tapi berebut air. Selain itu juga ada pengembangan pariwisata, sehingga ada tambahan pemasukan untuk desa,” harapnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: