FA UIB Gelar Aksi di Depan Gedung DPRD Magelang, Ini Tuntutannya

BNews—MUNGKID-– Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Aliansi Umat Islam Bersatu (FA UIB) Jateng DIY gelar aksi unjuk damai di halaman Gedung DPRD Kabupaten Magelang, siang ini (11/10). Mereka menyerukan aksi solidaritas terhadap korban kekerasan di Wamena Papua.

Mereka membawa sejumlah spanduk dan poster tuntutan mereka. Antara lain Wamena berdarah Indonesia Berduka, Saudara Kita di Bantai di Wamena Mana Pedulimu dan banyak lagi.

Advertisements


Korlap Aksi Anang Imamuddin menyerukan bahwa tragedi menewaskan 33 warga di Wamena harus diusut tuntas. Apalagi aksi kekerasan itu menewaskan banyak saudara-saudara dari suku dan agama lain di Indonesia.


“Kami datang tetap NKRI, bendera merah putih ini jadi saksi,” ungkapnya.

Dia mengapresiasi DPRD Kabupaten Magelang yang mau membersamai para peserta gelar aksi. Sikap tersebut sangat diaprediasi karena DPRD merupakan representasi rakyat. “Saya juga apresiasi kepada kepolisian yang menjaga aksi ini tanpa senjata,” katanya.

TOP :Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Sariyan Adiyanto saat menemui para pengunjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Magelang (11/10)--(Foto:Borobudurnews)
TOP :Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Sariyan Adiyanto saat menemui para pengunjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Magelang (11/10)–(Foto:Borobudurnews)

Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto mengatakan, bahwa diamati bersama konflik di Wamena menelan banyak korban. “Saya berharap Pemerintah lebih peduli. Dan Magelang sudah memulangkan 6 orang dari Wamena tadi malam,” katanya.

Dirinya juga menganspirasi aksi seperti ini sebagai kontrol bagi kami di dewan dan Pemerintah. “Diharapkan juga bahwa aksi ini bisa membuat negara hadir menyelesaikan konflik di Wamena,” paparnya.

“Saya juga berharap untuk TNI Polri agar bisa mengusut kasus di Wamena,” tegasnya.

“Apapun wadahnya, apapun aksinya, saya berharap jangan sampai merobek robek keutuhan NKRI,” tandasnya.

Aksi tersebut diakhir dengan penggalangan dana untuk korban Wamena. Selanjutnya dilakukan doa bersama. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: