IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Fantastis…Ini Jumlah UKM di Kabupaten Magelang yang Mengajukan Bantuan Covid-19

BNews—MAGELANG— Jaringan pengaman sosial bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Magelang masih terus diproses.  Ribuan UMK sudah menyerahkan dokumen ke Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Magelang.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Magelang, Basirul Hakim menyebutkan hingga tanggal 8 September 2020 sudah terdapat 9.139 pelaku UKM mendaftar untuk Bantuan Presiden (Banpres). Data mereka sudah dilakukan pengimputan oleh para pegawai.

“Untuk sosisialisasi Bantuan Presiden bagi UKM sendiri sudah kami serahkan wewenang kepada pihak Kecamatan dan Pemerintah Desa masing-masing. Hal itu sebenarnya untuk mengkolektifkan pengajuan bantuan UKM,” katanya.

Meski demikian, lanjutnya pihaknya  tetap membuka pelayanan pengumpulan data UKM dikantornya dengan protocol kesehatan penuh. “Namun kami himbau untuk kolektif di Desa masing-masing saja. Hal ini agar tidak terjadi kerumunan di kantor kami seperti minggu lalu,” ujarnya.

Basirul juga menekankan, bahwa Disperindagkop dan UKM kabupaten Magelang hanya menerima berkas pendaftaran pelaku UKM saja. Dimana nantinya akan diinput dan didaftkan ke Kementrian terkait.

“Kami hanya menerima berkas pendaftar yang sudah lengkap sesuai persyaratan. Setelah lengkap akan kami input dan daftarkan ke Kementrian. Untuk proses verifikasi nantinya itu wewenang Pusat,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan, bahwa untuk pendaftaran Banpres yang melalui pihaknya hanya pelaku UKM atau pengusaha mikro saja. “Hal ini karena  untuk usaha  Kecil dan Menegah sudah merupakan wewenang provinsi. Jadi kita hanya konsentrasi untuk pendataan yang mikro,” ungkapnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Untuk kelolosan pengusaha UKM mendapat Banpres, kata Basirul menegaskan kembali pihaknya tidak bisa memastikan siapa dan berapa jumlahnya yang menerima. Hal ini karena pihaknya hanya melakukan pelayanan pengumpulan data dan mendaftarkan ke pusat.

“Namun Pemkab Magelang sudah menyiapkan atau mensiasati bagi pendaftar yang mungkin nantinya tidak menerima Banpres tersebut,” tandasnya.

Sementara Bupati Magelang Zaenal Arifin menyampaikan telah menyiaka bantuan sebesar 14M untuk mendoorng stimulus ekonomi. Dimana bantuan tersebut akan di berbagai sektor seperti Tenaga Kerja, Wisata, Pertanian dan UKM.

“Hal tersebut melengkapi dari Pemerintah pusat, mungkin yang tidak tercover ini nanti kami menyiapkan dana untuk itu. Sehingga nanti sektor ekonomi bisa segera tumbuh dan bangkit kembali untuk menjaga ekonomi nasional,” tambahnya.

Untuk besaran bantuan tiap orang belum dapat ditentukan. Zaenal menjelaskan masih mempersiapkan peraturan dan kajian besaran yang akan diterima.

“Kami sedang terus mengkaji peraturan bupati terkait stimulus ekonomi tersebut. Dan tentunya agar tidak terjadi tumpang tindah bantuan,” pungkasnya.  (magang/bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: