Fenomena Kerajaan Baru yang Menghebohkan Sepanjang 2020

BNews—NASIONAL—Tahun 2020 akan segera berakhir, banyak berita menghebohkan yang mencuri perhatian publik Tanah Air.  Salah satunya kemunculan kerajaan hingga paguyuban di sejumlah daerah.

Kemunculan tersebut pun menggempatkan jagad media sosial. Berikut beberapa informasi terkait kemunculan kerajaan, keraton dan paguyuban sepanjang tahun 2020 yang dirangkum Borobudurnews dari berbagai sumber.

Keraton Agung Sejagat

Keraton Agung Sejagat ini muncil di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo pada Januari 2020 lalu. Keraton ini dipimpin seorang pria yang dipanggil Sinuwun bernama Toto Santosa Hadiningrat.

Diketahui bahwa pria tersebut memiliki istri bernama bernama Fanni Aminadia dipanggil Kanjeng Ratu atau Dyah Gitarja. Keraton ini mulai ramai di bicarakan usai muncul foto-foto saat kirab budaya seperti Wilujengan yang diadakan pada 10-12 Januari 2020 lalu.

Warga yang resah karena menganggap mereka melakukan perbuatan menyimpang, akhirnya melaporkan hingga Sang Raja dan Ratu bernama Toto Santosa (42) dan Fanni Aminadia (41) pun akhirnya ditangkap.

Sang Raja Toto divonis empat tahun penjara dan Ratunya, Fanni divonis satu tahun penjara. Mereka dinyatakan bersalah karena menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di masyarakat.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Kerajaan King of The King

Muncul ”kerajaan” seperti Keraton Agung Sejagat yang bernama Kerajaan King of The King di Kota Tangerang pada akhir Januari 2020. Kemunculan kerjaan itu diketahui usai spanduk yang dipasang di kawasan Poris ditertibkan oleh Satpol PP setempat.

Kerajaan ini mengklaim bisa melunasi utang luar negeri Indonesia dan memberikan Rp 3 miliar untuk setiap orang. Usut punya usut ternyata King of The King mengaku telah mewarisi harta presiden pertama Indonesia, Soekarno sebesar Tp 60 triliun.

Ternyata pemimpin King of The King, Dony Pedro, ketauan memalsukan rekeningnya yang disebutnya punya jumlah sekitar Rp 720 triliun.

Sunda Empire

Sekitar minggu ketiga di bulan Januari 2020, masyarakat di Indonesia dihebohkan dengan kelompok yang menamakan dirinya Sunda Empire dan mendeklarasikan dirinya mampu menghentikan nuklir.

Petingginya yang diketahui bernama Rangga Sasana bahkan menyebut bahwa Jack Ma dan Bill Gates turut bergabung di Sunda Empire. Namun pada akhirnya, Rangga petinggi Sunda Empire lainnya ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan kasus penyebaran berita bohong yang menyebabkan keonaran.

Paguyuban Tunggal Rahayu

Paguyuban Tunggal Rahayu muncul di Garut selatan, tepatnya di Kecamatan Caringin dan Cisewu. Paguyuban ini memiliki logo mirip lambang negara Indonesia, Burung Garuda.

Paguyuban tersebut menjanjikan akan mencairkan uang di Bank Swiss untuk anggotanya, termasuk utang para pengikutnya pun akan dibayarkan lunas.

Pimpinannya yang bernama Sutarman pun akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Sutarman jadi tersangka kasus pemalsuan atau kebohongan gelar akademik.

Sutarman sendiri punya nama lain yakni Cakraningrat dan dibelakang nama tersebut disematkan berbagai titel, di antaranya profesor.  (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: