Gali Makam Leluhur, Warga Temukan Belasan Batuan Candi

BNews—AMBARAWA— Warga Baran Kauman, Desa Baran, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang digegeran dengan penemuan beberapa batuan kuno saat membongkar makam makam Ki Bagus Gunung. Diduga, belasan batu tersebut berasal dari batuan candi yang dibangun pada abad 8 hingga 10 Masehi.

”Dari indikasi awal batuan tersebut adalah ragam hias dari sebuah bangunan. Bisa jadi adalah candi,” jelas Tri di lokasi penggalian, Senin (29/6).

”Diperkirakan batuan tersebut berasal dari candi yang dibangun pada abad 8 hingga 10 masehi,” sambungnya.

Tri mengatakan, ornamen arkeologi tersebut termasuk dari zaman periode klasik tua. Berdasarkan literatur catatan zaman kolonial Belanda tentang kepurbakalaan Residen Semarang, temuan benda purbakala itu ditulis pada 1914 merujuk dari catatan tahun 1890-an.

”Setelah ada laporan temuan tersebut, saya membuka buku catatan dari zaman Belanda memang ada benda kepurbakalaan. Namun memang tidak secara spesifik disebut di Baran Kauman, mungkin karena memang sebarannya banyak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, temuan batuan kuno tersebut akan menjadi informasi yang menarik untuk literasi kepurbakalaan Kabupaten Semarang.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Turmudi, mengatakan setidaknya ada 13 batu yang berhasil dinaikkan ke permukaan. ”Batu-batu tersebut tertimbun tanah sekira 25 sentimeter. Ini diketahui saat akan membongkar makam Ki Bagus Gunung untuk direnovasi,” bebernya.

Loading...

Turmudi mengaku, sebelum penemuan ini, sudah ada tujuh batu yang berhasil ditemukan warga. ”Memang ini kawasan makam kuno. Bahkan juga digunakan ziarah orang dari berbagai daerah,” jelas dia. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: