Lestarikan Kuliner Tradisional, ‘Esperosa Beraksi’ SMPN 2 Sawangan Meriahkan Ketep Summit Fest #7
- calendar_month 11 jam yang lalu

SMPN 2 Sawangan Kabupaten Magelang membuka stan "Esperosa Beraksi" di DTW Ketep Pass saat event Ketep Summit Fest #7 selama dua hari, Sabtu-Minggu (18-19/7/2026). (foto: mta)
BNews–MAGELANG– SMPN 2 Sawangan Kabupaten Magelang membuka stan “Esperosa Beraksi” di Daya Tarik Wisata (DTW) Ketep Pass saat event Ketep Summit Fest #7 selama dua hari, Sabtu-Minggu (18-19/7/2026).
Kehadiran stan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung festival tahunan tersebut lantaran menyajikan beragam panganan tradisional.
Stan ini menjajakan aneka jajanan pasar otentik. Mulai dari apem, ongol-ongol ketela, meniran, monte mutiara, sagon, sengkulun, bolu kelapa, hingga nasi megono. Tidak hanya makanan berat dan kudapan ringan, mereka juga menyediakan produk olahan lokal berupa keripik singkong monggleng dan manisan salak.
Koordinator stan sekaligus Guru Mata Pelajaran IPS, Pipit Riani, menjelaskan bahwa partisipasi ini merupakan langkah nyata untuk mengimplementasikan hasil belajar siswa.
Program bertajuk ‘Esperosa Beraksi’ tersebut dirancang sebagai wadah dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) serta kegiatan ko-kurikuler sekolah yang fokus pada pelestarian kuliner tradisional.
”Ini kan dari kami, Esperosa Beraksi. Itu kita melanjutkan dari kegiatan siswa. Kegiatan siswa itu kan ada P5, ada ko-kurikuler. Nah, kegiatannya itu bentuknya kemarin pengolahan makanan tradisional,” ujar Pipit saat ditemui di lokasi festival, Minggu (19/7/2026).
Meski seluruh produk yang dipamerkan pada kesempatan kali ini diproduksi langsung oleh para guru akibat persiapan yang sangat mendadak, Pipit menegaskan bahwa esensi edukasi kepada siswa tetap menjadi prioritas utama.
IKUTI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Respons masyarakat dan pengunjung terhadap kehadiran stan ini tergolong luar biasa. Pipit mengaku mengaku pihaknya kewalahan memenuhi permintaan pembeli yang sangat tinggi sejak hari pertama festival dibuka.
Bahkan, omzet penjualan pada hari pertama tercatat menembus hampir Rp500.000 dari transaksi jajanan murah seharga seribu hingga tiga ribu rupiah per porsi. Suksesnya penjualan ini juga tidak lepas dari dukungan donasi serta apresiasi yang mengalir dari para alumni sekolah.
“Wah luar biasa sekali, sampai habis. Ini buat lagi, akhirnya buat lagi karena habis semua. Dapat hampir Rp500.000 dari yang dua ribuan itu. Eh ini juga dapat dukungan dari alumni, didukung dari donasi mereka,” ujarnya.
Pihak SMPN 2 Sawangan memproyeksikan seluruh hasil keuntungan dari festival ini akan dialokasikan kembali sebagai modal kerja dan kas operasional untuk pengembangan program P5 ke depan. Mengingat Ketep Summit Fest telah menjadi agenda tahunan resmi, sekolah berkomitmen untuk terus berpartisipasi dan berencana melibatkan siswa pada penyelenggaraan tahun berikutnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang kembali menggelar agenda tahunan Ketep Summit Fest. Ajang ini menjadi wadah utama dalam mempromosikan pariwisata daerah sekaligus memamerkan hasil panen dan potensi kebudayaan dari berbagai kecamatan di Magelang.
Ajang ini diharapkan mampu memperkuat citra Magelang sebagai destinasi wisata unggulan di tingkat nasional hingga internasional. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar