Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Digerebek Warga di Toilet Masjid Mertoyudan, Dua Muda-Mudi Sepakat Damai di Mapolsek

Digerebek Warga di Toilet Masjid Mertoyudan, Dua Muda-Mudi Sepakat Damai di Mapolsek

  • calendar_month 21 menit yang lalu

BNews-MAGELANG– Viral video penggerebekan pasangan muda mudi yang didug berbuat tidak pantas di toilet area Masjid Baitussalam, Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Karena ini Polsek Mertoyudan, Polresta Magelang, memfasilitasi penyelesaian masalah tersebut melalui mekanisme problem solving.

Penyelesaian dilakukan secara musyawarah dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, Senin (13/7/2026).

Kegiatan problem solving berlangsung di Mapolsek Mertoyudan mulai pukul 09.00 WIB hingga 13.30 WIB. Proses mediasi dihadiri unsur kepolisian, pemerintah desa, tokoh masyarakat, takmir Masjid Baitussalam, Linmas, serta keluarga dari kedua belah pihak.

Berawal dari Kecurigaan Warga di Area Toilet Masjid

Peristiwa tersebut bermula saat warga menaruh kecurigaan terhadap dua orang yang berada di dalam toilet Masjid Baitussalam. Keduanya diketahui berinisial M.N.D. (24), warga Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, dan E.R.P. (20), warga Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Kecurigaan muncul setelah keduanya dipergoki warga berada di area toilet masjid. Kejadian itu kemudian mengundang perhatian masyarakat hingga sejumlah warga berkumpul di lokasi.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kedua orang tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolsek Mertoyudan guna menjalani pemeriksaan sekaligus proses penyelesaian.

Diselesaikan Melalui Musyawarah

Dalam proses penyelesaian, Polsek Mertoyudan mengedepankan pendekatan problem solving dengan mempertemukan kedua belah pihak bersama keluarga masing-masing, takmir Masjid Baitussalam, Kepala Desa Girirejo, perangkat dusun, serta unsur Linmas.

Melalui musyawarah yang difasilitasi kepolisian, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan secara damai.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat perjanjian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. Dalam surat tersebut, pihak pertama menyatakan tidak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari serta bersedia bertanggung jawab penuh atas perbuatannya.

Kapolsek: Kedepankan Musyawarah dan Kondusivitas

Kapolsek Mertoyudan, AKP Aris Mulyono, mengatakan penyelesaian melalui mekanisme problem solving dilakukan dengan mengedepankan musyawarah serta melibatkan tokoh masyarakat dan keluarga kedua belah pihak demi menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah menahan diri dan mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan. Kehadiran kepolisian dalam kegiatan problem solving ini bertujuan menjaga keamanan, mencegah terjadinya konflik di masyarakat, serta memberikan ruang penyelesaian yang bijaksana dengan melibatkan seluruh pihak terkait,” ujar AKP Aris.

Ia juga mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga norma, etika, serta menghormati kesucian tempat ibadah sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Tempat ibadah merupakan sarana untuk beribadah dan kegiatan keagamaan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kehormatan dan kesuciannya serta segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Berlangsung Aman dan Kondusif

Seluruh rangkaian kegiatan penyelesaian permasalahan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Polsek Mertoyudan berharap kesepakatan yang telah dicapai dapat dipatuhi oleh kedua belah pihak sehingga mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman, damai, serta harmonis di wilayah Kabupaten Magelang. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less